SPONSORED

Daniel Ricciardo Belum Tutup Peluang Kembali Balapan

Notifikasi
Jean Martin
Jean Martin
0
Daniel Ricciardo Belum Tutup Peluang Kembali Balapan TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Daniel Ricciardo mengaku belum sepenuhnya menutup peluang untuk kembali balapan di masa depan meski saat ini menikmati kehidupannya setelah meninggalkan Formula 1. Mantan pembalap Racing Bulls itu menegaskan bahwa jika suatu hari kembali ke lintasan, keputusan tersebut akan lebih didorong oleh kesenangan pribadi dibanding ambisi mengejar gelar juara.

Ricciardo kehilangan kursinya di Formula 1 secara mendadak pada pertengahan musim 2024 ketika Racing Bulls memutuskan menggantikannya dengan Liam Lawson. Keputusan tersebut sempat mengejutkan paddock karena Ricciardo merupakan salah satu pembalap paling populer di generasinya dengan delapan kemenangan grand prix selama berkarier di Formula 1, terutama bersama Red Bull Racing.

Sejak meninggalkan Formula 1, Ricciardo sempat dikaitkan dengan berbagai kategori motorsport seperti Supercars Australia, NASCAR, hingga IndyCar. Kini, pembalap Australia berusia 36 tahun itu menjalani peran baru sebagai global ambassador untuk Ford Racing, sekaligus menikmati kehidupan yang lebih tenang jauh dari tekanan kompetisi level tertinggi.

Kimi Antonelli Reveals Mercedes Rules for F1 Title Fight
Read AlsoKimi Antonelli Reveals Mercedes Rules for F1 Title Fight

“Saya sekarang lebih menikmati hidup tanpa harus terus berkompetisi dan berada di atas panggung sepanjang waktu. Saya tidak ingin berkata tidak akan pernah kembali, karena Anda tidak pernah tahu apa yang terjadi di masa depan,” ujar Ricciardo.

ADVERTISEMENT

Ricciardo menjelaskan bahwa perspektifnya terhadap balapan mulai berubah pada akhir karier Formula 1-nya. Ia merasa tekanan untuk terus membuktikan diri dan mengejar hasil maksimal perlahan mengurangi kesenangan alami yang selama ini menjadi alasan utama dirinya mencintai motorsport.

Menurut Ricciardo, jika suatu saat kembali membalap, ia ingin menjalani kompetisi dengan pendekatan yang jauh lebih santai dan bebas tekanan. Ia menilai dirinya tidak lagi membutuhkan trofi atau gelar tambahan untuk membuktikan kualitas sebagai pembalap.

“Jika suatu hari saya kembali melakukan sesuatu di balapan, itu akan lebih karena faktor kesenangan, bukan karena mengejar kejuaraan. Saya tidak merasa perlu membuktikan apa pun lagi,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

Ricciardo juga mengakui bahwa menjauh sementara dari dunia motorsport membantunya membangun kembali hubungan yang lebih sehat dengan balapan. Setelah menghabiskan waktu di luar sorotan media dan paddock Formula 1, ia kini merasa lebih nyaman menikmati atmosfer balap tanpa tekanan ekspektasi besar seperti sebelumnya.

Meski belum ada indikasi konkret mengenai comeback, nama Ricciardo diperkirakan tetap akan menjadi salah satu sosok paling menarik bagi berbagai kategori motorsport global. Dengan pengalaman Formula 1, popularitas internasional, dan hubungan kuat bersama Ford Racing, peluang kembalinya Ricciardo ke lintasan kompetitif diperkirakan tetap terbuka dalam beberapa tahun mendatang.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU