SPONSORED

Dampak Banding Supercars atas Kasus Tekanan Ban Kai Allen

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Dampak Banding Supercars atas Kasus Tekanan Ban Kai Allen TO NEWS OVERVIEW
Kai Allen at the Perth Super440. Image: Supplied

Banding yang diajukan Supercars atas keputusan stewards Motorsport Australia terkait pelanggaran tekanan ban Kai Allen menjadi momen bersejarah bagi ajang ini. Ini pertama kalinya Supercars mengajukan banding atas keputusan stewards, dan dianggap sebagai titik balik yang krusial.

Permasalahan berawal dari dugaan pelanggaran Aturan D 17.1.18 yang mewajibkan tekanan ban minimal 16 psi. Sensor TPMS mencatat tekanan ban kanan depan dan belakang mobil Allen masing-masing di angka 15,959 psi dan 15,786 psi saat berada di grid sebelum balapan hari Minggu.

Meski pelanggaran terbukti, stewards memilih tidak menjatuhkan hukuman dengan mempertimbangkan sejumlah faktor mitigasi. Salah satunya adalah toleransi akurasi TPMS sebesar 0,4 psi dan fakta bahwa semua ban berada di atas tekanan minimum saat balapan dimulai. Keputusan ini sontak memicu reaksi keras dari tim lawan dan memaksa Supercars mengajukan banding resmi.

PHOTOS: Historic Leyburn Sprints 2026 Delivers Thrills
Read AlsoPHOTOS: Historic Leyburn Sprints 2026 Delivers Thrills

Supercars jelas terkejut dengan keputusan tersebut, mengingat pelanggaran sudah terbukti. Dalam pernyataannya, Supercars menegaskan bahwa banding ini bukan hanya soal tekanan ban Allen, melainkan tentang klarifikasi dan kepastian penerapan regulasi teknis dan olahraga. Mereka menekankan pentingnya konsistensi aturan untuk menjaga integritas, keadilan, dan kredibilitas kejuaraan.

ADVERTISEMENT

Jika banding dikabulkan, hukuman maksimal yang bisa diterima Allen adalah diskualifikasi dari posisi kelima pada balapan tersebut, lengkap dengan 105 poin yang menyertainya. Akibatnya, posisi Allen di klasemen pembalap bisa turun dari kelima ke keenam, yang tentu berdampak pada persaingan juara.

Pengadilan Banding Nasional Supercars akan menggelar sidang di kantor Motorsport Australia di Melbourne, dan keputusan harus dikeluarkan secara tertulis dalam 14 hari setelah sidang. Jika ada pihak yang tidak puas, mereka memiliki waktu tujuh hari untuk mengajukan banding ke Pengadilan Banding Internasional FIA.

Kasus ini menyoroti pentingnya penegakan aturan yang konsisten dalam olahraga bermotor. Keputusan nanti akan menjadi preseden bagi kasus serupa di masa depan, dan bisa mengubah cara stewards menangani pelanggaran teknis di Supercars.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU