SPONSORED

Crutchlow Kecewa Berat Usai Dua Kali Gagal Finis di MotoGP Inggris

Notifikasi
0
Crutchlow Kecewa Berat Usai Dua Kali Gagal Finis di MotoGP Inggris TO NEWS OVERVIEW
Cal Crutchlow explains Silverstone DNF © Gold and Goose

Cal Crutchlow mengaku sangat kecewa setelah balapan kandangnya di MotoGP Inggris berakhir dengan dua kali gagal finis. Insiden kontak pada lap pembuka Sprint membuatnya lebih berhati-hati di awal balapan utama, namun ia justru terjatuh saat mencoba mengejar Toprak Razgatlioglu.

Penampilan perdana Crutchlow di Silverstone sejak 2021 sebenarnya menjanjikan. Ia berhasil mengungguli rekan penggantinya, Pol Espargaro, serta dua pebalap Yamaha, Razgatlioglu dan wildcard Augusto Fernandez, dalam kualifikasi. Namun, insiden di Sprint membuatnya kehilangan agresivitas di awal balapan utama.

Crutchlow sempat terjebak di belakang Espargaro sebelum akhirnya melewati pebalap KTM itu untuk posisi ke-17 pada lap keenam. Namun, beberapa tikungan kemudian, ia kehilangan kendali saat mengerem hingga akhirnya crash. “Saya tidak akan berbohong, saya sangat kecewa. Ini bukan Grand Prix Inggris yang saya harapkan, baik untuk saya, tim, maupun penonton yang hadir,” ujarnya.

Di Giannantonio: Ducati Now Only Second Force in MotoGP, Aprilia Leads
Read AlsoDi Giannantonio: Ducati Now Only Second Force in MotoGP, Aprilia Leads

Pebalap LCR Honda itu menjelaskan bahwa ia berusaha menghemat ban belakang dengan lebih mengandalkan ban depan, keputusan yang justru berbuah petaka. “Saya mencoba menyelamatkan ban belakang dan menggunakan ban depan lebih banyak. Saat berada di belakang pebalap lain, itu mungkin bukan keputusan terbaik,” katanya.

ADVERTISEMENT

Crutchlow juga menyoroti masalah tekanan ban depan yang kembali muncul, setelah sebelumnya ia sudah mengalaminya tiga kali musim ini. “Penyebab kesalahan adalah karena lima lap sebelumnya saya mengerem lebih awal mengikuti pebalap di depan. Saat saya mengerem di titik normal, ban depan tidak mampu menahannya dan saya crash,” jelasnya.

Meski kecewa, Crutchlow memilih mengambil sisi positif dari akhir pekan ini. Ia merasa kompetitif dan menjadi yang tercepat yang pernah ia rasakan di Silverstone. “Saya pergi dari sini dengan kenangan baik, saya yakin telah melakukan pekerjaan dengan baik sampai balapan,” tutupnya.

Crutchlow dijadwalkan kembali menjadi pengganti di LCR Honda untuk Grand Prix Aragon akhir bulan ini, sebelum Johann Zarco fit untuk kembali.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU