Peluang Colton Herta untuk menginjakkan kaki di ajang Formula 1 kini berada di ujung tanduk setelah mengalami kendala administratif yang cukup pelik terkait perolehan poin Super License. Pembalap asal Amerika Serikat tersebut secara terbuka mengakui bahwa situasi yang dihadapinya saat ini merupakan kesempatan hidup atau mati dalam karier balapannya.
Masalah bermula ketika terjadi kesalahan dari pihak penyelenggara IndyCar yang sebelumnya mencatat Herta berada di peringkat keenam dalam klasemen, padahal posisi sebenarnya adalah ketujuh. Kesalahan perhitungan tersebut membuat perolehan poin Super License miliknya kurang dari angka minimum 40 poin yang diwajibkan untuk bisa berlaga di grid utama Formula 1, meskipun ia telah menjalani sesi latihan bebas pertama (FP1) bersama tim Cadillac.
Berdasarkan regulasi, setiap sesi latihan bebas di mana seorang pembalap mampu menyelesaikan jarak minimal 100 kilometer berhak atas tambahan satu poin Super License. Cadillac sempat meyakini bahwa penampilan Herta di sirkuit akan menggenapi koleksi poinnya menjadi 40, namun kenyataan berkata lain dan ia kini masih tertinggal satu angka dari batas minimal yang disyaratkan oleh FIA.

Terkait kebingungan data tersebut, Colton Herta mengaku baru mengetahui informasi itu ketika sedang berjalan menuju sesi wawancara media. "Sejujurnya, saya tidak terlalu memerhatikan hal itu. Saya sedang berjalan untuk melakukan tugas media, dan itu adalah pertama kalinya saya mendengar tentang masalah tersebut," ungkapnya kepada awak media termasuk Motorsport Week.
Lebih lanjut, pembalap berusia 26 tahun ini menyadari bahwa pintu kesempatan menuju Formula 1 tidak akan terbuka selamanya bagi dirinya. Mengingat perjalanan kariernya yang sempat mencoba peruntungan di berbagai ajang termasuk Formula 2 untuk mengumpulkan poin, ia menilai keputusannya saat ini benar-benar harus dimanfaatkan secara maksimal tanpa ada ruang untuk mengulang kembali proses dari awal.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!