Ajang MotoGP harus menutup lembaran sejarah panjang di Sirkuit Phillip Island dengan catatan antiklimaks setelah balapan pamungkas terpaksa dibatalkan akibat kendala cuaca ekstrem yang menghambat operasional helikopter penyelamat medis. Kondisi jarak pandang yang buruk membuat Carmelo Ezpeleta selaku CEO Dorna Sports bersama para pengawas balapan mengambil keputusan tegas demi keselamatan para pembalap.
Meski akhir pekan tersebut tidak menyajikan adu cepat kompetitif di lintasan utama pada hari Minggu, momen perpisahan tetap menyisakan kenangan emosional yang mendalam bagi seluruh paddock. Para pembalap tercatat hanya melakukan satu putaran penghormatan terakhir di belakang mobil keselamatan atau safety car untuk menyapa puluhan ribu penonton yang memadati area tribun demi menyaksikan aksi terakhir di trek ikonik tepi Laut Bass.
Dalam pernyataan resminya, Ezpeleta secara terbuka memuji karakter unik sirkuit yang telah menjadi panggung kejuaraan dunia balap motor sejak tahun 1989 tersebut. Ia menyebut bahwa lintasan cepat dan mengalir ini tidak sekadar menjadi tempat persinggahan, melainkan telah melekat erat sebagai bagian dari DNA dan identitas olahraga balap motor paling bergengsi di dunia ini.

"Ada sangat sedikit fasilitas olahraga di dunia yang menjadi bagian dari identitas sebuah kejuaraan. Phillip Island adalah salah satunya," ungkap Ezpeleta mengenang warisan sejarah sirkuit tersebut. Ia menambahkan bahwa kombinasi tikungan cepat, antusiasme penonton yang luar biasa, serta panorama alam pesisir Australia telah melahirkan lembaran sejarah emas yang abadi.
Ezpeleta juga tidak lupa memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran legenda balap asal Australia yang pernah mengharumkan kejuaraan dunia. Mulai dari era kejayaan Wayne Gardner dan Mick Doohan, dominasi luar biasa Casey Stoner, hingga aksi memukau dari Jack Miller di era modern, semuanya dinilai memberikan kontribusi masif dalam membesarkan nama kejuaraan di kancah internasional.
Meski merasa kecewa karena tidak bisa memberikan tontonan penutup yang sempurna bagi para penggemar yang hadir dengan rekor jumlah penonton, Ezpeleta meminta semua pihak untuk menatap masa depan. Kepindahan ajang balap Grand Prix ke Adelaide pada masa mendatang diharapkan mampu memperluas jangkauan penonton sekaligus membuka babak baru bagi perkembangan olahraga otomotif roda dua di Negeri Kanguru.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!