SPONSORED

Bezzecchi Akui Tak Kuat Lawan Marquez di Aragon, Tapi Sempat Bikin Ribut

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Bezzecchi Akui Tak Kuat Lawan Marquez di Aragon, Tapi Sempat Bikin Ribut
TO NEWS OVERVIEW
Bezzecchi explains Marquez duel at Aragon MotoGP © Gold and Goose

Marco Bezzecchi mengawali MotoGP Aragon dengan sempurna. Start dari pole, ia memimpin beberapa lap pertama. Namun, di balik keunggulannya itu, pembalap Aprilia langsung sadar bahwa ia tidak memiliki kecepatan untuk menahan laju Marc Marquez.

Meski begitu, Bezzecchi tidak menyerah begitu saja. Ia mencoba memberikan perlawanan sengit saat Marc Marquez mengambil alih posisi terdepan di chicane pada lap keenam. Duel sengit pun terjadi, keduanya bersenggolan tipis dalam adu lurus di lintasan lurus belakang dengan kecepatan di atas 300 km/jam. Sayangnya, Bezzecchi akhirnya harus mengakui keunggulan Marquez.

Tekanan itu justru dimanfaatkan Pedro Acosta yang berhasil menyalip Bezzecchi untuk merebut posisi kedua. "Bahkan saat saya memimpin, saya melihat kecepatan saya bukan yang terbaik. Saya mencoba membuka gap, tapi saya tahu Marc akan kembali. Jujur, saya ingin membuat hidupnya sedikit lebih sulit, juga untuk Pedro, tapi saya kehilangan kedua posisi dalam beberapa detik!" ujar Bezzecchi, dikutip dari Crash.net.

Acosta Admits He Would Have Run Out of Tyres Chasing Marquez at Aragon
Read AlsoAcosta Admits He Would Have Run Out of Tyres Chasing Marquez at Aragon

Bezzecchi setuju dengan Marquez bahwa turbulensi aerodinamika menjadi penyebab keduanya saling tarik menarik di lintasan lurus. "Saat kami dekat di lintasan lurus, udara seperti melakukan sesuatu yang aneh. Saya ingin menjauh darinya, tapi kadang saya malah semakin dekat. Lalu saya terlalu ke kiri, jadi harus mengerem lebih awal, dan pada saat itu Pedro datang dari kanan dengan kecepatan tinggi. Sayangnya, saya kehilangan posisi. Tapi itu momen yang menyenangkan!" jelasnya.

ADVERTISEMENT

Meski tidak mampu mengejar Acosta lagi, Bezzecchi finis dengan nyaman di depan Alex Marquez yang menjadi runner-up di Sprint. "Ini akhir pekan yang luar biasa. Tahun lalu, saya datang ke sini dan memulai balapan dari posisi terakhir. Tahun ini, saya meraih pole position dan membuat double podium. Jadi saya sangat puas," kata Bezzecchi.

Kekalahan ini membuat Bezzecchi turun ke posisi ketiga klasemen, tertinggal dari Marquez. Namun, ia berhasil memangkas jarak dengan rekan setimnya, Jorge Martin, yang memimpin klasemen, dengan selisih tujuh poin di Aragon.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU