SPONSORED

Bezzecchi Akui Analisis Crash Misano Menyakitkan, Tetap Optimis

Notifikasi
Arya Okta
Arya Okta
0
Bezzecchi Akui Analisis Crash Misano Menyakitkan, Tetap Optimis
TO NEWS OVERVIEW
Marco Bezzecchi is looking to bounce back after his Misano crash © Gold and Goose

Marco Bezzecchi mengungkapkan bahwa analisis data atas crash yang dialaminya di MotoGP Misano terasa "menyakitkan", namun hal itu memberinya pemahaman menyeluruh tentang penyebab insiden tersebut. Pebalap Aprilia itu terjatuh dengan kecepatan tinggi di Tikungan 13 pada lap pembuka Grand Prix San Marino akhir pekan lalu, saat sedang memimpin balapan.

Insiden tersebut menandai hasil nol pada hari Minggu kelima bagi Bezzecchi dalam tujuh putaran terakhir, yang membuatnya tertinggal 33 poin dari pemimpin klasemen bersama, Marc Marquez—yang memenangi balapan di Misano—dan Jorge Martin. Saat itu, Bezzecchi merasa ia mendekati Tikungan 13 di luar garis ideal akibat headshake di tikungan sebelumnya, dan analisis data kemudian memperjelas apa yang "sudah sedikit dipahaminya".

"Yah, saya menganalisis semuanya—data dan segalanya—dari kesalahan saya, mencoba memahami apa yang saya lakukan salah dalam semua detail," ujarnya pada Kamis menjelang Grand Prix Austria. "Dan setelah saya memahaminya, yang sebenarnya sudah sedikit saya pahami tanpa melihat data. Melihat data pada akhirnya menyakitkan, tetapi memberi Anda kesempatan untuk memahami secara detail. Dan itu saja. Pada akhirnya, kami mengambil hal-hal positif, dan ada banyak hal positif, mulai dari kecepatan, tetapi juga konsistensi selama sprint. Banyak hal positif. Jelas, sedikit sedih dengan akhirnya, tetapi kami memiliki kesempatan lain akhir pekan ini."

Acosta Backed for Austria MotoGP Win at Red Bull Ring
Read AlsoAcosta Backed for Austria MotoGP Win at Red Bull Ring

Bezzecchi menegaskan bahwa kemunduran seperti ini tidak menjadi lebih mudah, tetapi ia juga tidak menganggap defisit 33 poin di klasemen sebagai hal yang "gila". "Tidak, karena lebih baik tidak mengalami kemunduran," katanya. "Tetapi itu bagian dari permainan. Kami cepat, kami bertarung, dan kami harus mengambil risiko, sayangnya. Jelas, itu menyakitkan, tetapi pada akhirnya itu pekerjaan kami. Jadi, tidak lebih mudah setiap kali. Setiap kali berbeda. Ini jarak yang besar, tetapi juga tidak gila, karena sekarang, dengan format yang kami miliki, kemungkinan untuk mendapatkan dan kehilangan poin sedikit lebih besar."

ADVERTISEMENT

Ia menyadari bahwa Marquez dan Martin adalah rival yang tangguh, sehingga tidak mudah untuk mengejar. "Jelas, Marc adalah pebalap yang tangguh; Jorge juga. Jadi, pada akhirnya, tidak mudah," tambahnya. "Tetapi saat ini, jujur saja, target saya adalah mencoba kembali ke konsistensi saya, karena setelah cedera, tetapi sebelum cedera saya mulai mengalami sedikit naik turun. Sebelumnya, saya sangat konsisten, dan kemudian saya mulai membuat beberapa kesalahan, terlalu banyak. Kemudian cedera, lalu comeback yang bagus, dan Minggu lalu saya membuat kesalahan. Jadi, target saya adalah kembali ke konsistensi saya. Dan setelah saya mencapai target itu, saya akan mencoba menjadi kompetitif dan berjuang hingga akhir."

Dengan sisa musim yang masih panjang, Bezzecchi tetap fokus pada perbaikan diri. Ia menyadari bahwa konsistensi adalah kunci untuk tetap bersaing dalam perebutan gelar. Meskipun tertinggal cukup jauh, format balapan sprint dan grand prix memberikan lebih banyak peluang untuk meraih poin maksimal. Namun, ia juga tidak ingin terbebani oleh tekanan, melainkan ingin tampil maksimal di setiap balapan.

Analisis data yang dilakukan Bezzecchi menunjukkan pendekatan profesionalnya dalam menghadapi kesalahan. Ia tidak hanya mengandalkan perasaan, tetapi juga mempelajari data untuk memahami akar masalah. Hal ini mencerminkan kedewasaannya sebagai pebalap yang terus berkembang. Dengan sikap ini, ia berharap dapat segera kembali ke performa terbaiknya dan memberikan tantangan kepada para rival di sisa musim.

ADVERTISEMENT

Grand Prix Austria akhir pekan ini akan menjadi kesempatan bagi Bezzecchi untuk bangkit. Sirkuit Red Bull Ring memiliki karakteristik yang berbeda, dan ia berharap dapat memanfaatkannya untuk meraih hasil positif. Jika mampu tampil konsisten, bukan tidak mungkin ia kembali ke jalur perebutan gelar. Namun, yang terpenting baginya saat ini adalah menemukan ritme dan kepercayaan diri yang sempat hilang.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU