Max Verstappen harus merelakan sesi latihan bebas pertama (FP1) Grand Prix Meksiko di Autodromo Hermanos Rodriguez untuk mematuhi regulasi kuota pebalap muda Formula 1. Langkah strategis ini diambil oleh Red Bull demi menuntaskan kewajiban memberikan kesempatan kepada debutan dalam menjalani sesi latihan resmi sepanjang kalender balap musim ini.
Regulasi F1 mewajibkan setiap tim untuk menurunkan pebalap debutan—yang didefinisikan sebagai pebalap yang telah turun dalam dua atau kurang balapan Grand Prix—sebanyak empat kali kesempatan latihan dalam satu musim. Kuota tersebut wajib dibagi rata ke masing-masing dari dua pebalap utama di dalam garasi tim yang berbasis di Milton Keynes tersebut.
Sebagai gantinya, kursi kokpit RB22 milik juara dunia empat kali tersebut akan diambil alih oleh Ayumu Iwasa. Pebalap asal Jepang itu tercatat telah mencatatkan sejumlah penampilan latihan bebas sebelumnya, termasuk mengemudikan mobil di Barcelona serta Monza, serta sempat turun bersama tim satelit Racing Bulls di Austria.

Penampilan di Meksiko ini menandai kemunculan kedelapan kalinya bagi Iwasa dalam sesi FP1 sepanjang kariernya di ajang balap jet darat. Momen tersebut juga menjadi penampilan keduanya di Autodromo Hermanos Rodriguez setelah tahun lalu sempat mendapatkan kesempatan serupa di balik kemudi mobil Racing Bulls.
Meski Red Bull menunjukkan kebangkitan performa usai meraih kemenangan penting di Sepang dan Singapura serta mengamankan podium di Amerika Serikat, skuad asuhan Christian Horner tersebut masih harus membenahi sejumlah kendala teknis. Masalah start balapan yang buruk serta gangguan komunikasi radio masih terus menghantui Verstappen dan rekan setimnya.




Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!