SPONSORED

Aston Martin Pede Hadapi F1 2027: Pelajaran Berharga dari 2026

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Aston Martin Pede Hadapi F1 2027: Pelajaran Berharga dari 2026
TO NEWS OVERVIEW
Pedro de la Rosa believes Aston Martin is able to learn from 2026 to produce a far more competitive machine for 2027. Image: Daniel Gonzalez

Pedro de la Rosa, Ambassador Aston Martin Formula 1, mengungkapkan keyakinan kuat bahwa timnya akan bangkit pada musim 2027. Mantan pembalap F1 itu menyebut pelajaran dari tahun pertama regulasi baru telah memberi fondasi kokoh untuk kembali kompetitif.

Musim 2026 menjadi masa sulit bagi Aston Martin. Kemitraan pabrikan dengan Honda yang baru dimulai tahun ini justru membuat tim terpuruk di belakang grid. Power unit Honda yang kurang bertenaga dan sasis AMR26 yang belum kompetitif menjadi biang keladi. Namun, seiring berjalannya musim, perbaikan mulai terlihat. Honda terus mengembangkan mesinnya, sementara Aston Martin melakukan penyempurnaan pada sasis. Hasilnya, performa tim perlahan membaik dan mereka mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.

Di balik layar, Adrian Newey, sang desainer legendaris, telah mengalihkan sebagian fokusnya ke musim 2027. Kehadiran Newey memberikan harapan besar bahwa Aston Martin dapat kembali ke posisi setidaknya sebagai tim papan tengah yang tangguh. Regulasi teknis yang akan tetap stabil hingga dua musim ke depan memberikan baseline yang konsisten bagi tim untuk bekerja.

Aston Martin Confident for F1 2027 Turnaround After 2026 Lessons
Read AlsoAston Martin Confident for F1 2027 Turnaround After 2026 Lessons

De la Rosa menegaskan bahwa pengalaman musim ini sangat berharga. Ia menyoroti peningkatan signifikan yang diperkenalkan pada GP Hungaria dan langsung membuahkan hasil. “Kami belajar banyak tahun ini dengan regulasi baru,” ujarnya kepada Motorsport Week dalam wawancara eksklusif. “Fakta bahwa kami membawa upgrade signifikan di Hungaria dan itu bekerja adalah hal positif. Lebih positif lagi karena hasilnya sesuai ekspektasi. Ini memberi kami pemahaman kuat tentang regulasi baru dan keyakinan bahwa apa pun yang kami lakukan untuk 2027 akan berkontribusi pada waktu putaran. Jadi kami berada di posisi yang baik untuk 27.”

ADVERTISEMENT

Keyakinan de la Rosa bukan tanpa dasar. Musim 2026 adalah tahun pertama siklus regulasi yang membagi tenaga mesin hampir 50:50 antara ICE dan listrik. Tim-tim yang mampu beradaptasi cepat akan memiliki keunggulan. Aston Martin, meski tertinggal di awal, telah menunjukkan kemampuan untuk belajar dan berkembang. Dengan Newey yang mengawasi pengembangan, serta kemitraan Honda yang semakin matang, prospek 2027 terlihat cerah.

Pesaing tentu tidak akan tinggal diam. Tim-tim lain juga akan memanfaatkan stabilitas regulasi untuk menyempurnakan paket mereka. Namun, Aston Martin memiliki modal berharga: pengalaman pahit yang telah diubah menjadi pemahaman mendalam. Jika mereka dapat mempertahankan momentum pengembangan, bukan tidak mungkin mereka kembali bersaing di grup terdepan.

Bagi para penggemar, kebangkitan Aston Martin akan menjadi tontonan menarik. Tim berbasis di Silverstone ini memiliki sejarah panjang dan basis penggemar yang loyal. Dengan keyakinan yang diutarakan de la Rosa, harapan itu kembali menyala. Musim 2027 mungkin masih jauh, tetapi persiapan menuju ke sana sudah dimulai. Dan Aston Martin tampaknya siap untuk menebus keterpurukan mereka.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU