SPONSORED

Antonelli Tanggapi Isu Ferrari Usai Menang di Monza

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Antonelli Tanggapi Isu Ferrari Usai Menang di Monza
TO NEWS OVERVIEW
Kimi Antonelli overcame a seismic grid penalty to secure victory in Italy, in front of the partisan Ferrari F1 fans

Kimi Antonelli mengaku gemuruh dukungan tifosi di Monza akhir pekan lalu menjadi suntikan semangat tersendiri. Pembalap Mercedes itu mengaku merinding mendengar nyanyian lagu kebangsaan Italia dan namanya diteriakkan bersama-sama. "Itu memberi saya dorongan untuk mencoba tampil lebih baik lagi," ujarnya kepada automoto.it.

Kimi Antonelli merayakan kemenangan di Monza
Kimi Antonelli merayakan kemenangan di Monza (Foto: Sportrik Media)

Pemuda 20 tahun itu tampil sensasional di Sirkuit Monza. Meski harus start dari posisi belakang akibat penalti pergantian mesin, ia sukses menyalip rival-rivalnya dan finis pertama, di depan rekan setimnya George Russell. Kemenangan ini semakin memperkuat posisinya di puncak klasemen pembalap.

Antonelli pun tak bisa menghindari pertanyaan soal masa depannya, terutama spekulasi yang mengaitkannya dengan Ferrari. Pembalap kelahiran Bologna itu menegaskan loyalitasnya kepada Mercedes, tim yang telah membesarkannya sejak usia 12 tahun. "Mercedes telah menunjukkan kepercayaan pada saya sejak saya masih sangat muda dan membimbing perkembangan saya. Saya berharap bisa memberikan lebih banyak kesuksesan untuk tim ini ke depannya," tegasnya.

Ferrari Face 'Mega Long' Process to Fix Top-Speed Deficit
Read AlsoFerrari Face 'Mega Long' Process to Fix Top-Speed Deficit

Meski begitu, saat didesak lebih jauh, Antonelli tidak sepenuhnya menutup pintu untuk pindah ke Ferrari di masa depan. Namun ia menegaskan fokusnya saat ini adalah meraih sebanyak mungkin kemenangan bersama Mercedes. "Saya hanya ingin fokus pada pekerjaan saya sekarang," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Prinsipal Tim Mercedes, Toto Wolff, angkat bicara soal minat Ferrari. Kepada RTBF, ia mengakui bahwa kekaguman Scuderia terhadap pemimpin klasemen itu sudah menjadi rahasia umum. "Ferrari seharusnya melakukan pekerjaan itu enam atau tujuh tahun lalu," ujarnya, menyindir bahwa Ferrari baru sekarang menyadari bakat Antonelli. Wolff menambahkan bahwa Ferrari pasti akan melakukan segala cara untuk mendapatkan pembalap Italia.

Ferrari sendiri sudah lama tidak memiliki pembalap Italia tetap. Terakhir kali mereka memiliki pembalap Italia penuh waktu adalah pada musim 1992 bersama Ivan Capelli, 34 tahun yang lalu. Sejak itu, kursi Ferrari didominasi pembalap asing. Giancarlo Fisichella sempat menjadi pembalap Italia pada 2009, tetapi hanya sebagai pengganti sementara untuk Felipe Massa yang cedera.

Dengan performa gemilang Antonelli dan minat terbuka dari Ferrari, saga ini diprediksi akan terus bergulir sepanjang musim. Namun untuk saat ini, baik pembalap maupun tim menunjukkan front yang bersatu. Mercedes dan Antonelli tampaknya belum ingin terganggu oleh spekulasi yang ada.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU