SPONSORED

Antonelli Diperingatkan Rosberg soal Tekanan Gelar F1 2026

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Antonelli Diperingatkan Rosberg soal Tekanan Gelar F1 2026
TO NEWS OVERVIEW
Antonelli Diperingatkan Rosberg soal Tekanan Gelar F1 2026

Andrea Kimi Antonelli tengah menikmati musim debut yang luar biasa bersama Mercedes, memimpin klasemen pembalap Formula 1 2026 dengan keunggulan 81 poin atas rekan setimnya, George Russell. Namun, di balik performa gemilang tersebut, bayang-bayang tekanan mulai menghantui. Juara dunia F1 2016, Nico Rosberg, melontarkan peringatan bahwa situasi bisa berubah drastis jika McLaren dan Ferrari meningkatkan performa mereka.

Rosberg, yang pernah merasakan ketatnya perebutan gelar, melihat kemungkinan Antonelli mengalami apa yang ia sebut sebagai "kepanikan yang meningkat" jika ia mulai terdesak ke belakang. Dalam wawancaranya dengan Sky Sports F1 Show, Rosberg menggambarkan skenario terburuk: McLaren yang terus menjauh dan Ferrari yang bangkit, membuat Antonelli kehilangan kenyamanan di depan.

"Skenario terburuknya adalah jika tiba-tiba McLaren mulai menjauh dan mungkin ada peningkatan dari Ferrari, lalu Kimi mulai terseret ke belakang," ujar Rosberg. "Itu mirip dengan posisiku di tahun juara, karena aku mulai berkendara tidak sebaik sebelumnya. Aku mulai mundur ke belakang di empat balapan terakhir."

Williams 2026: Vowles Says Upgrades Won't Fix Season, Eyes Future
Read AlsoWilliams 2026: Vowles Says Upgrades Won't Fix Season, Eyes Future

Antonelli sendiri baru saja meraih kemenangan di Grand Prix Spanyol perdana di sirkuit Madring, berkat strategi virtual safety car yang tepat. Namun, ia mengakui bahwa kemenangan itu tidak sepenuhnya memuaskan karena tanpa VSC, Lando Norris dari McLaren mungkin akan menang. Pengakuan ini menunjukkan bahwa Antonelli sadar akan kerentanan posisinya.

ADVERTISEMENT

Rosberg, yang pernah bersaing ketat dengan Lewis Hamilton di Mercedes, tahu betul bagaimana tekanan bisa mengubah dinamika. Ia mengenang bagaimana di akhir musim 2016, ia sering berada di posisi ketiga dan harus bertarung keras melawan Max Verstappen. "Jika ia mulai mundur sedikit saja, risikonya muncul, dan kamu mulai panik," tambahnya.

Dengan 15 balapan tersisa, termasuk Grand Prix Azerbaijan pada 24-26 September, Antonelli harus menjaga konsistensi. Jika McLaren dan Ferrari benar-benar meningkatkan performa, tekanan akan semakin besar. Apakah Antonelli mampu mengatasinya, atau akankah ia mengalami nasib seperti Rosberg yang nyaris kehilangan gelar? Waktu yang akan menjawab.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU