Tim McLaren saat ini tengah menyelidiki alasan di balik akhir pekan yang mengecewakan di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada ajang Formula 1, sebuah trek yang seharusnya sangat cocok dengan karakter mobil MCL40 milik mereka. Datang dengan membawa rangkaian peningkatan performa, skuad asal Woking ini awalnya merasa percaya diri bahwa kebutuhan downforce tinggi di Malaysia akan memainkan kekuatan utama mobil mereka, terutama setelah sebelumnya tampil kurang maksimal di jalanan Baku.
Namun, di atas permukaan aspal Sepang yang dikenal sangat abrasif, McLaren justru harus puas tertinggal dan hanya menjadi mobil tercepat keempat sepanjang akhir pekan tersebut. Duo pembalap mereka, Lando Norris dan Oscar Piastri, terpaut hingga enam detik dari peraih pole position Max Verstappen setelah masing-masing hanya mampu mengamankan posisi start keenam dan ketujuh pada sesi kualifikasi yang menantang.
Hasil balapan pun tidak berjalan mulus setelah keputusan strategi berjudi menggunakan ban slick di atas lintasan basah gagal total, hingga akhirnya Oscar Piastri menjadi pembalap dengan finis tertinggi di posisi keenam. Penurunan performa yang cukup drastis ini terasa sangat membingungkan bagi tim, mengingat mereka sebelumnya tampil sangat kompetitif dan menjadi tolok ukur di Zandvoort serta Madrid berkat paket pengembangan mobil yang bekerja optimal.

Prinsipal Tim McLaren, Andrea Stella, turut memberikan komentarnya mengenai situasi persaingan yang berubah dengan sangat cepat di grid Formula 1 musim ini. Dilansir dari Motorsport.com, ia menjelaskan bahwa timnya tidak melihat adanya anomali pada data telemetri, tetapi harus mengakui bahwa para kompetitor mungkin telah melakukan langkah pengembangan yang lebih besar dibandingkan kemajuan yang mereka bawa.
"Kami melihat skenario di Formula 1 yang tampaknya berubah dengan cukup cepat," ujar Andrea Stella. "Di Hongaria kami mengambil beberapa peningkatan dan kami berada dalam kondisi untuk meraih pole position di Hongaria, Zandvoort. Dan kemudian kami berada dalam kondisi untuk melakukan pole position dan hampir meraih kemenangan di Madrid tanpa Virtual Safety Car. Dan kemudian dengan sangat cepat dan menarik saat kami mengambil peningkatan juga, gambaran tersebut berubah."
"Kami tidak melihat adanya anomali dalam data kami. Namun kami harus mengakui bahwa berpotensi beberapa pesaing telah mengembangkan mobil mereka dengan langkah yang lebih besar daripada yang kami lakukan," tambahnya.
Meskipun demikian, Andrea Stella tidak ingin langsung menarik kesimpulan besar hanya dari satu akhir pekan balapan di atas aspal terberat dalam kalender, mengingat tim papan atas lainnya seperti Mercedes juga mengalami kesulitan serupa meskipun membawa paket upgrade besar. McLaren masih memiliki sejumlah komponen pengembangan kecil yang sedang dalam tahap produksi untuk dipasang pada sisa seri penutup musim ini guna kembali bertarung di barisan depan.




Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!