Fernando Alonso secara terbuka melontarkan kritik tajam terhadap keputusan kontroversial yang diambil oleh pengawas balapan pada awal balapan Formula 1 Grand Prix Bahrain di Malaysia. Ketegangan langsung terasa sejak sesi formasi lap dimulai dalam kondisi trek basah yang menyulitkan, di mana sejumlah pembalap mengalami masalah teknis akibat gangguan perangkat lunak pada mobil mereka.
Masalah tersebut berdampak parah pada Lewis Hamilton yang memulai balapan dari posisi kedua di grid. Mobil Ferrari yang dikemudikannya mendadak terhenti di lintasan lurus belakang dan membuatnya merosot jauh ke posisi ke-16, sementara beberapa pembalap lain seperti Esteban Ocon dan Valtteri Bottas juga mengalami kendala serupa di tengah kondisi cuaca yang menantang.
Melihat kekacauan yang terjadi akibat mobil-mobil yang mati di tengah trek, FIA akhirnya memutuskan untuk segera mengibarkan bendera merah dan menangguhkan jalannya prosedur start. Keputusan krusial diambil selama masa penundaan tersebut, di mana para pengawas balapan memutuskan untuk mengembalikan susunan grid ke posisi awal sebelum start, yang berarti Hamilton dapat kembali menduduki posisi kedua di grid awal.

Keuntungan tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Hamilton yang kemudian mampu bangkit dan mengamankan tempat ketiga di podium akhir balapan. Di sisi lain, Fernando Alonso juga sukses mencatatkan hasil terbaiknya musim ini dengan finis di posisi kedelapan bersama Aston Martin, yang sekaligus menggandakan perolehan poin tim secara signifikan dalam satu akhir pekan balapan.
Kendati meraih hasil positif, juara dunia dua kali asal Spanyol itu tetap merasa heran dan menilai bahwa keputusan untuk mereset susunan grid awal adalah tindakan yang tidak adil. Menurutnya, masalah teknis yang dialami pembalap lain seharusnya diperlakukan sama seperti insiden mekanis biasa yang kerap terjadi dalam balapan normal tanpa harus memberikan keuntungan reset posisi start.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!