Fernando Alonso resmi mengakhiri spekulasi mengenai masa depannya dengan menandatangani kontrak baru bersama Aston Martin untuk melanjutkan karier di Formula 1 hingga musim 2027. Pengumuman ini menutup teka-teki yang telah menjadi perbincangan hangat di paddock selama beberapa bulan terakhir.
Pembalap berusia 45 tahun itu sebelumnya enggan memberikan kepastian, terutama karena kontraknya bersama tim berbasis di Silverstone tersebut akan berakhir pada akhir musim 2026. Alonso secara terbuka menyatakan bahwa keputusannya bergantung pada arah regulasi teknis yang akan diterapkan, khususnya paket aturan 2026 yang lebih menekankan pada tenaga listrik. Sikapnya yang menahan diri juga diyakini sebagai upaya memberikan tekanan kepada Formula 1, terlebih ia sempat menggelar pertemuan dengan CEO F1 Stefano Domenicali dan Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem.
"Saya sangat senang bisa menandatangani kontrak baru dengan Aston Martin," ujar Alonso dalam pernyataan resminya. "Saya mengambil waktu untuk membuat keputusan ini, tetapi balapan adalah hidup saya, passion saya, dan saya tahu saya masih memiliki kecepatan serta tekad untuk bersaing di level tertinggi. Saya berkomitmen untuk jangka panjang dengan tim ini dan membantu kami meraih kesuksesan. Saya benar-benar percaya pada apa yang sedang kami bangun: kami memiliki kepemimpinan yang kuat, orang-orang luar biasa, mitra, dan fasilitas yang mumpuni."

Perjalanan Alonso bersama Aston Martin sejak bergabung pada 2023 dari Alpine memang penuh dinamika. Awalnya ia tampil menjanjikan dengan enam podium dalam delapan balapan pembuka, sebelum menambah dua podium lagi di musim yang sama. Namun setelah itu, performa tim lebih banyak diwarnai keterpurukan. Aston Martin tertinggal dalam pengembangan mobil oleh rival-rivalnya, dan awal musim 2026 di bawah regulasi baru berjalan sangat buruk, sebagian besar akibat mesin Honda yang tidak kompetitif. Saat ini, tim beralamat di Silverstone itu terpuruk di peringkat ke-10 klasemen konstruktor dengan hanya mengoleksi tiga poin—semuanya disumbangkan oleh Alonso—dan hanya unggul atas tim pendatang baru Cadillac.
Meski demikian, keputusan Alonso untuk bertahan menunjukkan keyakinannya pada proyek jangka panjang Aston Martin. Ia menyebut ingin menciptakan lebih banyak kenangan di sirkuit di hadapan para penggemar. "Energi mereka menciptakan atmosfer yang menginspirasi saya dan membuat olahraga ini istimewa," tambahnya.
Bersamaan dengan pengumuman Alonso, Aston Martin juga mengonfirmasi perpanjangan kontrak Lance Stroll. Pembalap asal Kanada itu akan menjalani musim kesembilannya bersama tim setelah bergabung dari Williams. "Saya sangat senang bisa melanjutkan bersama Aston Martin untuk jangka panjang," kata Stroll. "Saya telah menjalani perjalanan ini sejak awal dan saya percaya kami memiliki sumber daya serta orang-orang yang tepat untuk menjadi tim pemenang. Ada begitu banyak kerja keras di Silverstone dengan kemajuan nyata yang sedang terjadi, dan tekad yang saya lihat di setiap departemen menjadi motivasi besar bagi saya."
Dengan kepastian ini, Aston Martin mengamankan duo pembalapnya untuk beberapa tahun ke depan, memberikan stabilitas di tengah upaya bangkit dari keterpurukan. Alonso, yang kini berusia 45 tahun, akan menjadi pembalap tertua di grid dan terus menambah rekor penampilannya di Formula 1. Tim pun berharap dapat memanfaatkan pengalaman dan kecepatan Alonso untuk kembali bersaing di papan atas.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!