Fernando Alonso dan Lance Stroll akan memulai Grand Prix Azerbaijan dari barisan belakang setelah menerima penalti grid gabungan 45 tempat karena melampaui kuota komponen mesin Honda.
Menjelang putaran ke-15 musim 2026, kedua pembalap Aston Martin telah melewati jatah elemen power unit Honda mereka. Alonso, yang telah menggunakan internal combustion engine (ICE) kelima, turbocharger kelima, dan komponen tambahan power unit kesembilan, dijatuhi penalti 25 tempat. Sementara Stroll, yang memakai turbocharger keenam, energy store ketujuh, control electronics keenam, dan komponen tambahan kedelapan, mendapat penalti 20 tempat.
Berdasarkan regulasi FIA, penalti grid yang melebihi 15 tempat secara otomatis menempatkan pembalap di posisi start paling belakang. Dengan demikian, kedua driver dipastikan start dari barisan belakang, terlepas dari hasil kualifikasi nanti.

Keputusan ini tertuang dalam pernyataan resmi steward FIA. Untuk Alonso (Car 14), dokumen menyebutkan: “Penalti dijatuhkan sesuai Pasal B8.2.8 Regulasi F1 FIA. Penggunaan elemen tambahan (Elemen #1) dan (Elemen #2) membawa penalti 10 tempat grid berdasarkan Pasal B8.2.8a, dan penggunaan elemen tambahan (Elemen #3) membawa penalti 5 tempat berdasarkan Pasal B8.2.8b. Oleh karena itu, akumulasi mencapai 25 tempat.”
Adapun untuk Stroll (Car 18), pernyataan berbunyi: “Penalti dijatuhkan sesuai Pasal B8.2.8. Penggunaan setiap elemen tambahan dalam kasus ini membawa penalti 5 tempat grid, sehingga akumulasi mencapai 20 tempat.”
Penalti ini menambah beban Aston Martin yang sudah kesulitan dalam sesi latihan bebas. Pada FP2, Stroll hanya menempati posisi ke-21, tertinggal empat detik dari waktu tercepat, sedangkan Alonso terpuruk di posisi terakhir, lebih lambat 0,5 detik dari rekan setimnya.
Dengan performa yang jauh dari kompetitif, penalti grid ini praktis tidak mengubah posisi start kedua pembalap. Namun, hal ini menyoroti masalah mendalam pada paket power unit Honda yang digunakan tim, serta tantangan yang dihadapi Aston Martin untuk menyelesaikan musim dengan sisa jatah komponen yang terbatas.
Insiden ini juga menjadi pukulan bagi moral tim yang tengah berjuang mengembangkan mobil untuk musim depan. Pembalap dan tim harus fokus memaksimalkan sisa balapan, meski peluang meraih poin di Baku sangat tipis mengingat kecepatan yang tertinggal jauh.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!