Alex Marquez harus menerima konsekuensi berat setelah dijatuhi hukuman double long-lap penalty untuk balapan utama Grand Prix Jepang. Keputusan ini diambil oleh panel steward pimpinan Simon Crafar menyusul insiden kecelakaan beruntun yang ia picu pada lap pembuka balapan sprint di Sirkuit Motegi.
Insiden bermula ketika pembalap Gresini Ducati tersebut berupaya merebut posisi keenam dari Fabio Di Giannantonio saat memasuki Tikungan 3. Namun, situasi berubah rumit ketika Pedro Acosta melakukan manuver potong jalur ke dalam setelah sebelumnya terdorong ke sisi luar oleh Enea Bastianini, menyisakan sedikit ruang bagi Marquez.
Kehilangan kendali pada bagian depan motor saat berusaha mengerem keras, Marquez menabrak Acosta sebelum kendaraannya turut menghantam Di Giannantonio di sisi luar. Tabrakan tersebut secara langsung mengeliminasi kedua pembalap dari lintasan, sekaligus merusak peluang mereka meraih hasil positif pada akhir pekan ini.

Meskipun insiden di Motegi ini tercatat sebagai pelanggaran pertama Marquez pada musim balap kali ini, panel steward tetap menjatuhkan sanksi tegas yang serupa dengan hukuman bagi pembuat kekacauan start lainnya seperti Jorge Martin dan Johann Zarco. Hukuman ini dipastikan bakal memangkas potensi daya saing sang pembalap Spanyol tersebut.
Selepas insiden, Acosta mengungkapkan kekecewaannya karena kehilangan kesempatan emas meraih podium, meski ia mengakui insiden semacam itu merupakan bagian dari risiko balapan. Kehilangan poin krusial ini tentu memberikan dampak signifikan dalam persaingan ketat klasemen sementara MotoGP musim ini.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!