Penantian panjang Elfyn Evans untuk merengkuh mahkota tertinggi reli dunia akhirnya tuntas dalam sebuah akhir pekan yang menegangkan di Italia. Mengawali paruh akhir musim dengan keunggulan poin yang mulai terkikis akibat tugas pembuka jalan serta drama ban bocor di tes penultimate, pereli asal Wales ini sempat mengira peluangnya kembali sirna setelah bertahun-tahun harus puas menjadi runner-up.
Pertarungan penentuan gelar di Rally Italia Sardegna harus ditentukan hingga meter-meter terakhir pada Power Stage Sassari-Argentiera. Evans yang tampil lebih dulu mengakui bahwa catatan waktunya tidak sempurna setelah melibas lintasan dengan segala risiko, membuat Oliver Solberg berada di atas angin dan memimpin dengan selisih waktu yang cukup aman menjelang garis finis.

Namun, tikungan terakhir Sardinia menyimpan drama tak terduga ketika sang rival asal Swedia tergelincir ke perangkap pasir, memberikan keuntungan krusial bagi kubu Toyota Gazoo Racing. Tambahan poin penting ini memastikan Evans dan co-driver Scott Martin mengamankan titel FIA World Rally Championship pertama mereka, sekaligus mencatatkan sejarah sebagai pereli Inggris pertama yang menjadi juara dunia sejak Richard Burns pada tahun 2001.




Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!