WRC, Sportrik Media - Elfyn Evans meraih kemenangan ketiganya di Rally Sweden 2026 setelah mengambil alih kendali reli pada Sabtu dan finis dengan keunggulan 14,3 detik atas rekan setimnya, Takamoto Katsuta. Hasil ini memperkuat awal musim yang identik dengan kampanye 2025.
Pembalap Wales dari Toyota Gazoo Racing membuka musim dengan finis kedua di Monte Carlo sebelum mengoleksi poin maksimal di Swedia. Dari dua putaran awal, Evans telah mengumpulkan total 60 poin dan memimpin klasemen pembalap dengan margin 13 poin atas rekan setimnya, Oliver Solberg.
Solberg, yang memenangi Monte Carlo, harus puas finis keempat di reli kandangnya di kawasan Umeå. Ia mengamankan 17 poin dari akhir pekan tersebut dan tetap berada dalam perburuan gelar meski kehilangan momentum setelah kemenangan pembuka musim. Dominasi Toyota semakin terlihat karena mereka menempatkan empat mobil di empat besar pada akhir reli.
Posisi ketiga klasemen saat ini ditempati Katsuta, yang kembali finis runner-up di Swedia untuk tahun kedua berturut-turut. Pembalap Jepang itu sempat membidik kemenangan perdana dalam kariernya, namun harus mengakui keunggulan Evans pada paruh kedua reli. Di belakang trio Toyota tersebut, pembalap Hyundai yakni Adrien Fourmaux finis kelima dan menempati posisi keempat klasemen.
Sementara itu, Thierry Neuville hanya mampu meraih posisi ketujuh pada akhir pekan dan kini berada di belakang Fourmaux dalam tabel kejuaraan. Toyota juga mendapat tambahan poin penting dari Sami Pajari yang finis ketiga dan membuka perolehan poin musim ini. Ia kini menempati posisi ketujuh klasemen di belakang rekan setimnya, Sébastien Ogier, yang melewatkan putaran kedua musim ini.
Di klasemen konstruktor, Toyota memperlebar jarak atas Hyundai menjadi 51 poin setelah dua putaran. Hasil 1-2-3-4 di Swedia menjadi pernyataan dominasi teknis dan konsistensi performa tim Jepang tersebut di reli bersalju.
Dengan dua putaran telah berlalu, Evans memegang kendali awal dalam perebutan gelar WRC 2026. Putaran berikutnya akan digelar di Kenya pada Maret, di mana karakter reli gravel Safari Rally akan menjadi ujian berbeda bagi konsistensi performa para kandidat juara.



Diskusi & Komentar (0)
Silakan login untuk ikut berdiskusi.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!