Elfyn Evans Dominan di Rally Sweden 2026

Elfyn Evans Dominan di Rally Sweden 2026
© Toyota GAZOO RACING

WRC, Sportrik Media - Elfyn Evans memastikan kemenangan di Rally Sweden 2026 setelah mematahkan perlawanan rekan setimnya, Takamoto Katsuta, pada Sabtu pagi. Pembalap Wales itu kemudian mengontrol keunggulan hingga finis tanpa kehilangan intensitas kecepatan.

Pertarungan internal di kubu Toyota Gazoo Racing sempat berlangsung ketat sepanjang Jumat, dengan selisih waktu yang sangat tipis di antara kedua pembalap. Namun pada loop Sabtu pagi, Evans berhasil membangun margin yang cukup untuk mengelola ritme balapan secara lebih terukur. Meski demikian, kecepatannya tetap kompetitif hingga etape terakhir, memastikan kemenangan ketiganya di Swedia setelah sebelumnya menang pada 2020.

© Toyota GAZOO RACING

Secara matematis, Evans mengoleksi 34 poin dari Swedia, hanya terpaut satu angka dari raihan maksimal. Ia menjadi pembalap tercepat pada klasifikasi Super Sunday, tetapi finis kedua di Power Stage dengan selisih 0,1 detik dari pembalap Hyundai yakni Thierry Neuville. Tambahan poin tersebut memperkuat posisinya dalam klasemen awal musim WRC 2026.

Kemenangan ini juga membuat Evans hanya terpaut satu kemenangan dari catatan Swedia milik prinsipal timnya, Jari-Matti Latvala. Rekor tersebut menjadi konteks historis tersendiri, mengingat Rally Sweden dikenal sebagai reli spesialis bagi pembalap Skandinavia.

“Saya tidak akan mengatakan bahwa saya benar-benar mengejarnya, tetapi tentu saja saya cukup senang dengan tiga kemenangan ini. Reli ini sangat spesialis, jadi bagi pembalap non-Skandinavia, saya rasa itu bukan hal yang buruk. Kita lihat saja apa yang terjadi ke depan, tetapi tentu saya senang bisa melakukannya lagi,” ujar Evans.

Ia menekankan bahwa Rally Sweden selalu menghadirkan margin kesalahan yang sangat tipis. Karakter lintasan salju dengan suhu di bawah titik beku kali ini justru memiliki lapisan salju yang lebih tipis, sehingga pada lintasan kedua banyak kerikil muncul ke permukaan dan memengaruhi level grip. Banyak pembalap kesulitan menemukan set-up ideal, namun Evans merasa basis pengembangan mobil yang diuji sebelumnya di Arctic Rally memberikan keuntungan.

ADVERTISEMENT

“Saya senang dengan keseimbangan mobil. Kami sudah mengerjakannya sedikit di Arctic Rally dan kemudian di sesi tes, dan tentu kami sudah punya dasar yang baik dari tahun lalu. Secara keseluruhan saya sangat puas dengan mobilnya.”

Meski demikian, ia mengakui ada karakteristik tertentu pada gaya mengemudinya yang berpotensi lebih membebani ban, khususnya pada sesi sore hari ketika kondisi lintasan lebih abrasif akibat kerikil yang terekspos.

“Satu-satunya hal adalah ada beberapa faktor yang mungkin membuat ban sedikit lebih terbebani sehingga sedikit mengompromikan performa di sore hari. Namun dalam hal kemampuan untuk menekan, saya merasa cukup baik.”

Evans menegaskan pendekatannya tidak berlebihan dalam mengambil risiko, melainkan lebih pada efisiensi dan konsistensi di balik kemudi.

“Saya rasa tidak ada rahasia selain mencoba melaju secepat mungkin. Saya merasa cukup efisien di balik kemudi, bukan dengan dorongan yang berlebihan. Tentu saja Anda harus mengambil risiko jika ingin menang, tetapi pada saat yang sama semuanya terasa cukup alami.”

Dengan kemenangan ketiga di Swedia dan tambahan poin signifikan dari Super Sunday, Evans memperkuat momentum awal musimnya. Konsistensi performa dan efektivitas manajemen risiko kini menjadi fondasi penting menghadapi putaran-putaran berikutnya dalam kalender WRC 2026, di mana karakter permukaan yang berbeda akan kembali menguji keseimbangan antara agresivitas dan kontrol.

Diskusi & Komentar (0)

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU