MotoGP, Sportrik Media - Pecco Bagnaia, pembalap andalan Ducati Corse, menghadapi tantangan besar di MotoGP Hongaria 2025. General Manager Ducati, Gigi Dall’Igna, menyatakan fokus tim adalah mengembalikan kepercayaan Bagnaia pada motor GP25 melalui perubahan set-up signifikan.
Tantangan Bagnaia di Balaton Park
Akhir pekan di Balaton Park menjadi salah satu yang terberat bagi Bagnaia musim ini. Ia gagal lolos dari Q1 untuk pertama kalinya dan hanya finis ke-13 di sesi sprint. Namun, pada balapan utama, Bagnaia berhasil naik ke posisi sembilan setelah tim melakukan perubahan drastis pada set-up motor. Perubahan ini membantu Bagnaia merasakan kembali performa yang hilang sepanjang musim.
Menurut analisis mendalam, masalah utama Bagnaia terletak pada bagian depan GP25, yang memengaruhi kepercayaan dirinya dalam menikung dan pengereman. Kondisi ini membuatnya kesulitan tampil kompetitif, terutama di sesi kualifikasi.

Strategi Ducati untuk Bagnaia
Gigi Dall’Igna menegaskan bahwa tim telah menemukan arah set-up yang tepat. Dalam pernyataannya, ia menyebutkan, “Yang terpenting saat ini bukan hasil balapan, melainkan 'feeling' yang ditemukan kembali pada motor.” Perubahan set-up ini memungkinkan Bagnaia untuk melakukan hal-hal normal yang sebelumnya terhambat oleh konfigurasi lama.
Dall’Igna menambahkan bahwa langkah selanjutnya adalah mengonfirmasi arah set-up ini di balapan mendatang. Tim yakin bahwa dengan kepercayaan yang pulih, Bagnaia dapat kembali bersaing di papan atas.
Prospek Masa Depan
Meski akhir pekan di Hongaria penuh tantangan, perubahan set-up menjadi titik terang bagi Ducati. Keberhasilan Bagnaia finis di posisi sembilan menunjukkan potensi perbaikan. Dengan dukungan penuh dari tim, termasuk keyakinan Dall’Igna terhadap Bagnaia, juara dunia dua kali ini diharapkan dapat kembali ke performa terbaiknya.
Ke depannya, Ducati akan terus menyempurnakan GP25 untuk memastikan Bagnaia mampu bersaing memperebutkan gelar juara dunia. Balapan berikutnya akan menjadi ujian penting untuk memvalidasi langkah yang telah diambil.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Marco Bezzecchi
Aprilia Racing
|
56 |
|
2
|
|
Jorge Martin
Aprilia Racing
|
45 |
|
3
|
|
Pedro Acosta
Red Bull KTM Factory Racing
|
42 |
|
4
|
|
Fabio Di Giannantonio
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
37 |
|
5
|
|
Marc Marquez
Ducati Lenovo Team
|
34 |
|
6
|
|
Ai Ogura
Trackhouse MotoGP Team
|
33 |
|
7
|
|
Raul Fernandez
Trackhouse MotoGP Team
|
29 |
|
8
|
|
Alex Marquez
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
13 |
|
9
|
|
Brad Binder
Red Bull KTM Factory Racing
|
13 |
|
10
|
|
Franco Morbidelli
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
12 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Aprilia
|
64 |
|
2
|
|
Ducati
|
47 |
|
3
|
|
KTM
|
42 |
|
4
|
|
Honda
|
16 |
|
5
|
|
Yamaha
|
8 |
Baca Juga
Francesco Bagnaia hampir gagal lolos Q2 MotoGP COTA 2026 akibat masalah teknis, namun tetap optimistis menghadapi akhir pekan.
Starting grid Sprint MotoGP Amerika 2026 di COTA dipimpin Fabio Di Giannantonio, dengan Bezzecchi dan Acosta di baris depan.
Jadwal lengkap MotoGP Amerika 2026 di COTA dalam WIB serta cara menonton resmi, termasuk Sprint dan Grand Prix.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!