Manajer tim Davide Tardozzi dengan tegas menyatakan bahwa kubu pabrikan Noale tidak akan ragu menerapkan instruksi tim atau team orders demi mengamankan ambisi juara dunia pembalapnya musim ini. Pernyataan ini muncul di tengah persaingan sengit perebutan gelar juara dunia MotoGP yang melibatkan bintang andalan Marc Marquez dan penantang kuat asal Spanyol tersebut di sisa kalender balap.
Persaingan ketat di lintasan membuat tensi paddock semakin memanas usai rangkaian balapan akhir pekan lalu. Tardozzi menilai langkah penerapan instruksi tim merupakan sesuatu yang sangat wajar diambil oleh pabrikan manapun yang berada di posisi memimpin klasemen. Menurutnya, keputusan tersebut sangat logis mengingat ketatnya perolehan poin krusial jelang seri-seri krusial penutup musim.
Situasi klasemen sementara memperlihatkan selisih poin yang sangat tipis antara para kandidat juara utama. Keunggulan tipis yang dipertahankan oleh pemuncak klasemen memberikan tekanan tersendiri bagi para insinyur serta manajer strategi di garasi tim masing-masing. Setiap poin kini menjadi sangat berharga untuk menentukan siapa yang berhak mengangkat trofi kejuaraan dunia di penghujung musim nanti.

Lebih lanjut, Tardozzi, yang pernah berpengalaman menghadapi situasi serupa di masa lalu, mengakui bahwa dirinya tidak akan ragu melakukan hal yang sama jika berada di posisi manajemen rival. Strategi makro dalam mengamankan posisi pembalap utama seringkali mengalahkan kepentingan individu pembalap pendukung ketika pertarungan gelar sudah memasuki fase-fase krusial menjelang balapan pamungkas.
"Saya tidak ragu bahwa cepat atau lambat Aprilia akan mengeluarkan team orders; itu tampak benar dan logis bagi saya, dan saya akan melakukannya," ujar Tardozzi kepada Sky Italia saat membahas dinamika perebutan titel juara dunia MotoGP musim ini.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!