Drama lap terakhir tersaji di sirkuit Motegi ketika David Almansa sukses menahan gempuran habis-habisan dari para rivalnya untuk mengamankan kemenangan ketiganya musim ini di ajang Moto3 Jepang. Memulai balapan dari pole position, pembalap muda berbakat ini harus bekerja keras meredam tekanan psikologis dan masalah cengkeraman ban yang mendera sepanjang paruh kedua lomba.
Pertandingan sempat dikuasai oleh Brian Uriarte sebelum petaka menghampiri rider Red Bull KTM Ajo tersebut akibat hukuman double long lap penalty karena pelanggaran teknis di grid. Keuntungan ini langsung dimanfaatkan Almansa untuk merebut pimpinan lomba, meski ancaman nyata segera datang dari Maximo Quiles yang perlahan menemukan ritme terbaiknya dengan motor Liqui Moly Dynavolt Intact GP.
Pertarungan puncak terjadi pada lap pamungkas saat Quiles berada dalam posisi ideal untuk menyalip. Namun, beban perebutan gelar juara dunia membuat sang pembalap Aspar ragu-ragu di Tikungan krusial, membiarkan Almansa menutup racing line dengan sempurna dan meluncur mulus melintasi garis finis dengan keunggulan tipis 0,046 detik saja.

Sementara itu, podium terakhir diamankan oleh Alvaro Carpe yang tampil solid meski tertinggal dari dua pembalap terdepan. Uriarte yang sukses merangsek kembali usai menjalani hukumannya berhasil mengamankan posisi keempat sebagai rookie terbaik, mengungguli Rico Salmela di tempat kelima.
Menariknya, dominasi pabrikan KTM begitu terasa di kandang Honda ini, di mana Veda Pratama menjadi pembalap Honda terbaik di posisi kesebelas untuk Honda Team Asia. Perjuangan gigih juga ditunjukkan debutan Ryota Ogiwara yang nyaris mendulang poin usai finis di urutan keenam belas.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!