Pekan penutup WorldSBK di Sirkuit Jerez menjadi saksi momen emosional bagi Danilo Petrucci, yang resmi menutup salah satu babak paling berwarna dalam perjalanan karier balap profesionalnya di atas dua roda.
Pembalap asal Italia tersebut melalui akhir pekan terakhirnya dengan penuh rasa haru, mengenang kembali perjuangan panjang yang membawanya bertarung di panggung kejuaraan dunia superbike bersama BMW setelah melalui berbagai dinamika kompetitif.
Dalam wawancara eksklusif dari paddock Jerez, Petrucci mengungkapkan betapa mendalamnya arti perjalanan karier yang telah ia lalui hingga detik perpisahan ini tiba. Ia mengakui sempat kesulitan memejamkan mata pada malam sebelum balapan penutup akibat gelombang emosi yang begitu kuat.

"Ha sido un dia precioso y muy emocionante para mi. Anoche me costo dormir. Ha sido un viaje increible y nunca imagine que llegaria a vivir todo esto. Estoy muy feliz," ujar Petrucci mengenang momen-momen berharga selama berkecimpung di kejuaraan.
Keputusannya untuk bergabung dengan pabrikan asal Jerman tersebut didasari oleh ambisi besar untuk meraih gelar juara dunia tertinggi, sebuah target yang akhirnya tidak sepenuhnya terwujud sesuai rencana awal, namun tetap memberikan kebanggaan tersendiri atas usaha maksimal tim.
"Decidi regresar a Superbikes porque queria ganar un Campeonato del Mundo," tegasnya sambil menyampaikan apresiasi mendalam kepada Ducati dan KTM yang pernah menjadi bagian penting dari rekam jejak kariernya di level tertinggi.
Dilansir dari Motosan.es, perjalanan hidup sang pembalap dari sebuah kawasan pedesaan di Italia menuju status sebagai pembalap resmi pabrikan Eropa merupakan sebuah pencapaian langka yang membuktikan bahwa kerja keras mampu menembus batasan dunia balap internasional.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!