SPONSORED

Coulthard Sebut Antonelli Fenomena, Bukan Keberuntungan

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Coulthard Sebut Antonelli Fenomena, Bukan Keberuntungan
TO NEWS OVERVIEW
Coulthard Sebut Antonelli Fenomena, Bukan Keberuntungan

Kimi Antonelli memang sedang menjadi buah bibir di paddock Formula 1. Pebalap Mercedes itu kini memimpin klasemen pembalap, dan mantan pembalap F1 David Coulthard menolak anggapan bahwa kesuksesan Antonelli hanya karena keberuntungan. Coulthard menyebutnya sebagai "fenomena".

Antonelli, yang kini menjalani musim keduanya di F1, mengambil alih puncak klasemen setelah kemenangan beruntun di Grand Prix China dan Jepang. Pada paruh pertama musim, ia telah mengoleksi enam kemenangan grand prix, dan baru-baru ini meraih kemenangan kedelapannya di Grand Prix Spanyol di Madrid. Prestasi ini membuatnya dijagokan sebagai calon juara dunia 2026.

Dalam podcast Up To Speed, Coulthard membahas kebangkitan impresif pebalap Italia tersebut. Ia mengakui bahwa kemenangan Antonelli di Madrid terbantu oleh virtual safety car yang tepat waktu, namun ia menegaskan bahwa itu bukan semata-mata faktor luck. "Orang bilang kita menciptakan keberuntungan sendiri. Dia menemukan titik manis di tahun keduanya di F1 dengan regulasi dan aturan yang ada," ujar Coulthard.

Lindblad Akui Kehilangan Kepercayaan Diri di Madrid
Baca JugaLindblad Akui Kehilangan Kepercayaan Diri di Madrid

Mantan pebalap Red Bull itu juga memuji Mercedes yang telah memberinya mobil kompetitif. "Mercedes adalah pemenang serial, dan dia terus mengambil risiko tapi entah bagaimana memiliki kesadaran spasial untuk tidak kehilangan end plate, tidak merobek sudut saat menyentuh dinding di Tikungan 7. Hasilnya tidak bohong," tambahnya.

ADVERTISEMENT

Coulthard menekankan bahwa dalam dunia yang digerakkan oleh data, Antonelli secara konsisten mencatatkan waktu lebih cepat dari kebanyakan pebalap dan selalu melihat bendera finis. "Ya, sebut saja dia beruntung. Saya menyebutnya fenomena. Dan kecuali dia sangat sial, dia akan menjadi juara dunia F1 2026," tegasnya.

Saat ini, Antonelli memimpin klasemen dengan keunggulan 81 poin atas rekan setimnya di Mercedes, George Russell, yang berada di posisi kedua. Juara tujuh kali Lewis Hamilton menyusul di posisi ketiga, tertinggal 101 poin dari Antonelli. Dengan performa konsisten dan dukungan tim yang solid, Antonelli tampaknya semakin sulit dikejar.

Putaran ke-15 musim ini, Grand Prix Azerbaijan, akan berlangsung pada 24-26 September. Sirkuit Baku yang menantang akan menjadi ujian berikutnya bagi Antonelli untuk mempertahankan dominasinya. Jika ia terus tampil impresif, gelar juara dunia pertamanya hanya tinggal menunggu waktu.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU