SPONSORED

Colapinto Menangis Usai Peluang Podium di Monza Terbuang

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Colapinto Menangis Usai Peluang Podium di Monza Terbuang
TO NEWS OVERVIEW
Colapinton and Gasly at Monza © XPB Images

Franco Colapinto tak kuasa menahan air mata setelah kesalahan kecil di restart mampu menghancurkan mimpi besarnya pada Grand Prix Italia di Monza. Padahal, performa Alpine sepanjang akhir pekan itu nyaris sempurna.

Pierre Gasly sempat mencuri pole position yang mengejutkan, sementara Colapinto juga tampil konsisten di posisi sepuluh besar. Saat bendera merah dikibarkan usai kecelakaan berat Charles Leclerc, Colapinto justru sudah menghabiskan seluruh energi elektriknya dan berada di posisi keempat.

Begitu balapan kembali bergulir, ia naik ke posisi ketiga usai melewati Max Verstappen. Namun, ambisinya untuk mempertahankan posisi berujung petaka. Di Lesmo pertama, ban belakang Alpine kehilangan traksi dan mobilnya meluncur ke kerikil. Ia sempat kembali ke lintasan, tetapi posisinya melorot ke urutan ke-16.

Rosberg: Mercedes Tak Pilih Kasih ke Antonelli di GP Italia
Baca JugaRosberg: Mercedes Tak Pilih Kasih ke Antonelli di GP Italia

"Seharusnya ini balapan yang hebat, tapi saya membuat kesalahan besar. Saya menyia-nyiakan kesempatan yang sangat penting bagi tim dan diri saya sendiri," ujarnya kepada ESPN Argentina. "Saya sedih, tapi saya harus belajar dari ini dan terus berjuang."

ADVERTISEMENT

Dengan sisa putaran yang ada, Colapinto berhasil bangkit hingga finis kesembilan dan membawa pulang dua poin berharga. Hasil itu hanya terpaut dua posisi dari rekan setimnya, yang menjalani balapan tanpa drama berarti.

Di hadapan media tertulis, Colapinto masih tampak frustrasi. "Saya hanya kecewa. Saya melakukan beberapa hal bagus, tapi saya kehilangan mobil sepenuhnya di Tikungan 5 dan 6. Saya sedang bertarung dengan tim-tim papan atas, dan itu memberi motivasi besar. Tapi satu kesalahan langsung menghancurkan semuanya," katanya.

"Saya sendiri belum paham apa yang terjadi. Mungkin mobil terlalu agresif dan saya melewati kerb terlalu kencang. Itu tidak membantu," tambahnya. Soal duel dengan Verstappen, ia mengaku itu momen keren, meski akhirnya berakhir pilu.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU