Mantan Prinsipal Tim Red Bull Racing, Christian Horner, akhirnya angkat bicara mengenai kepergiannya yang mendadak dari skuad yang berbasis di Milton Keynes tersebut pada Juli 2025 lalu. Dalam penampilannya di hadapan publik Amerika Serikat pada ajang Autosport Business Exchange di New York, pria berusia 52 tahun itu mendeskripsikan momen pemecatannya sebagai sebuah proses yang sangat cepat dan tanpa kompromi.
Berbicara dalam sesi wawancara khusus dengan jangkauan luas bersama jurnalis CBS News Errol Barnett, Horner merefleksikan dua dekade kariernya yang penuh trofi di ajang Formula 1. Ketika disinggung mengenai apakah keputusan tersebut datang sebagai sebuah kejutan besar bagi dirinya, ia mengakui bahwa dinamika internal perusahaan memang sudah mulai bergeser secara perlahan sejak kepergian sang pendiri, Dietrich Mateschitz, pada akhir tahun 2022 silam.
"Ya dan tidak. Saya pikir waktu kejadiannya sangat tiba-tiba dan cukup brutal, tetapi saya merasa bahwa segalanya sedang berubah. Tidak ada hal yang abadi selamanya," ujar Horner di hadapan para petinggi industri motorsport, termasuk legenda NASCAR Jimmie Johnson serta mantan petinggi F1 Chase Carey, dilansir dari Motorsport.com.

Horner menjelaskan bahwa Mateschitz adalah sosok tunggal yang memegang kendali penuh atas pengambilan keputusan besar di Red Bull. Berusaha menggantikan sosok sebesar Mateschitz diakui olehnya sebagai sebuah misi yang mustahil. Seiring dengan evolusi struktur perusahaan, muncul dorongan kuat dari kantor pusat untuk mengambil alih kontrol yang lebih ketat, yang pada akhirnya membatasi otonomi independen yang selama bertahun-tahun dinikmati oleh kubu Milton Keynes dalam merajai ajang balap jet darat.
Selama dua dekade memimpin garasi Red Bull, kepemimpinan Horner telah sukses melahirkan para juara dunia legendaris seperti Max Verstappen dan Sebastian Vettel, serta mendominasi era keemasan Formula 1 modern. Meskipun perjalanan manis tersebut harus berakhir dengan cara yang tidak terduga, Horner tetap mengakui bahwa perubahan haluan korporasi adalah sebuah keniscayaan yang tidak bisa dihindari seiring berjalannya waktu.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!