SPONSORED

Christian Horner Senggol Guenther Steiner soal Popularitas Netflix Tanpa Podium F1

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Christian Horner Senggol Guenther Steiner soal Popularitas Netflix Tanpa Podium F1
TO NEWS OVERVIEW
Christian Horner Senggol Guenther Steiner soal Popularitas Netflix Tanpa Podium F1

Christian Horner melontarkan sindiran telak kepada mantan bos tim Haas, Guenther Steiner, dengan menyoroti minimnya prestasi podium di Formula 1 meskipun sang manajer asal Italia itu mendadak menjadi ikon global berkat serial dokumenter Netflix, Drive to Survive.

Perjalanan karier Steiner di ajang balap jet darat sendiri penuh dengan tantangan berat, dimulai dari masa baktinya memimpin skuad asal Amerika Serikat tersebut dari periode 2014 hingga akhir 2023. Selama memegang kendali tim gurem tersebut, ia harus puas menyaksikan dua kali finis di posisi juru kunci klasemen konstruktor, dengan pencapaian terbaiknya hanyalah menduduki peringkat kelima pada kejuaraan dunia musim 2018.

Meski paceklik trofi dan kesulitan meraih hasil kompetitif secara konsisten, kepribadian blak-blakan serta gaya bicara kasarnya sukses memikat jutaan penonton televisi di seluruh dunia. Fenomena layar kaca ini bahkan mengantar Steiner merilis sebuah buku populer berjudul Surviving to Drive, yang semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu penerima manfaat terbesar dari eksposur media tersebut.

Max Verstappen Ungkap Kenangan Spesial Bersama Gianpiero Lambiase di GP Singapura 2026
Baca JugaMax Verstappen Ungkap Kenangan Spesial Bersama Gianpiero Lambiase di GP Singapura 2026

Menanggapi fenomena tersebut, bos tim Red Bull yang telah mengoleksi total 14 gelar juara dunia memberikan analisis blak-blakan kepada Autosport mengenai bagaimana industri hiburan televisi bekerja. "These guys are making a TV show, so they take hours and hours and hours of footage and it's all about how you edit something," ujar Horner mengomentari proses produksi serial dokumenter tersebut.

ADVERTISEMENT

Ia pun menambahkan bahwa manipulasi visual dan narasi kreatif mampu mengubah persepsi publik secara drastis terhadap figur tertentu di paddock. "Guenther Steiner has made a career off the back of itgI mean, I don't think he ever achieved a podium in Formula 1! Tapi bagus untuknya. Dia adalah karakter, sosok yang cukup menakutkan ketika bekerja untuk kami, namun ya, itu telah membawa basis penggemar baru ke dalam olahraga ini, yang sangat fantastis," pungkas Horner.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU