SPONSORED

Chandhok: Kontrak Panjang Verstappen Bukti Keyakinan pada Red Bull

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Chandhok: Kontrak Panjang Verstappen Bukti Keyakinan pada Red Bull TO NEWS OVERVIEW
Chandhok: Kontrak Panjang Verstappen Bukti Keyakinan pada Red Bull

Keputusan Max Verstappen menandatangani perpanjangan kontrak bersama Red Bull hingga akhir 2030 menunjukkan keyakinannya pada potensi jangka panjang program power unit buatan sendiri tim, demikian analisis Karun Chandhok.

Mantan pembalap Formula 1 yang kini menjadi analis Sky Sports itu mengaku tidak kaget dengan komitmen Verstappen, tetapi terkejut dengan durasi kontrak yang lebih panjang dari perkiraannya.

"Saya agak terkejut dengan panjangnya. Saya tidak terkejut dia berkomitmen kepada mereka," ujar Chandhok kepada Sky Sports. "Saya pikir itu akan berlangsung hingga akhir 2028. Fakta bahwa dia memilih empat tahun menunjukkan dia percaya pada kelayakan jangka panjang proyek ini."

Verstappen Belum Capai Puncak, Kata Mantan Bos F1
Baca JugaVerstappen Belum Capai Puncak, Kata Mantan Bos F1

Verstappen saat ini menempati posisi keenam klasemen pembalap, dengan Red Bull sering kali memiliki mobil tercepat keempat musim ini. Meski performa menurun dan rumor pensiun atau pindah ke Mercedes atau McLaren sempat mengemuka, juara dunia empat kali itu memilih bertahan.

ADVERTISEMENT

"Tahun ini, mereka mungkin memiliki mobil tercepat keempat di banyak balapan. Dia berada di posisi keenam. Itu bukan tempat yang Max inginkan, tetapi jelas mereka meyakinkannya bahwa potensi jangka panjang lebih baik daripada tahun ini," tambah Chandhok.

Analis asal India itu menyoroti momentum yang mulai terbentuk, dengan dua podium dalam dua Grand Prix terakhir. Menurutnya, Verstappen ingin melihat perbaikan, terutama pada sisi power unit, dan trajektori perkembangan tim sejak awal musim menjadi faktor kunci.

Pengumuman perpanjangan kontrak Verstappen datang tak lama setelah Williams mengonfirmasi perpanjangan kontrak Carlos Sainz dan Alex Albon. Akibatnya, lebih dari separuh grid F1 saat ini sudah terkunci untuk musim 2027.

ADVERTISEMENT

"Kami selalu menyukai cerita menarik di F1, sedikit kejutan, dan sempat terlihat akan menjadi 'silly season' besar dengan Max sebagai pemicunya," kata Chandhok. "Pembicaraan tentang dia ke McLaren, menendang Piastri, lalu mungkin Mercedes dengan Russell atau Antonelli yang tampak rentan. Itu akan menjadi cerita besar, tetapi ternyata tidak demikian. Kembali ke papan gambar."

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU