SPONSORED

Carlos Sainz Ragu Kalender F1 2026 Efek Konflik Timur Tengah

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Carlos Sainz Ragu Kalender F1 2026 Efek Konflik Timur Tengah
TO NEWS OVERVIEW
Carlos Sainz has raised concerns about F1 racing in the Middle East for the final two rounds. Image: XPB Images

Pembalap Williams, Carlos Sainz, secara terbuka meragukan jaminan keamanan dari federasi terkait kepastian seri penutup Formula 1 di kawasan Teluk. Situasi geopolitik yang dinamis di Timur Tengah membuat sang pembalap merasa terlalu dini untuk memastikan balapan di Qatar dan Abu Dhabi dapat berjalan sesuai jadwal.

Berbicara dalam sesi media jelang akhir pekan balap di Austin, Sainz menanggapi pernyataan Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem yang sebelumnya memastikan rangkaian akhir musim akan tetap rampung sesuai rencana. Sebagai salah satu direktur Asosiasi Pembalap Grand Prix (GPDA), Sainz menilai situasinya terlalu kompleks untuk diprediksi dengan mudah.

“Mereka tampak sangat yakin bahwa itu akan terus berlanjut,” ujar Sainz. “Menurut pandangan pribadi saya, dan bukan berbicara atas nama GPDA, sangat sulit untuk merasa yakin saat ini karena masih banyak hal yang terjadi di Timur Tengah.” Selain faktor keamanan regional, ia juga menyoroti potensi dinamika politik global lainnya yang dapat memengaruhi situasi menjelang akhir tahun.

Analisis Paket Upgrade Ferrari SF-26 di Austin 2026
Baca JugaAnalisis Paket Upgrade Ferrari SF-26 di Austin 2026

Kendati demikian, pembalap asal Spanyol tersebut mengakui bahwa para pembalap tidak memiliki akses penuh terhadap seluruh intelijen dan data keamanan yang dipegang oleh Formula 1 dan FIA. Oleh karena itu, ia menyatakan kesiapan untuk mengikuti arahan otoritas tertinggi jika situasi dinilai aman.

ADVERTISEMENT

“Dunia bisa berubah banyak dalam sebulan atau sebulan setengah ke depan, dan kita harus tetap waspada serta reaktif terhadap apa pun yang terjadi,” tambahnya. Menyusul perhatian media yang cukup besar atas komentarnya, tim Williams kemudian merilis pernyataan resmi untuk memperjelas posisi sang pembalap.

“Menyusul beberapa pemberitaan atas komentar saya di konferensi pers hari ini tentang mengakhiri musim di Timur Tengah, saya ingin memperjelas bahwa saya tahu FIA dan Formula 1 akan mengutamakan keselamatan dan sepenuhnya mempercayai mereka untuk membuat keputusan yang tepat,” demikian bunyi pernyataan lanjutan tersebut.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU