SPONSORED

Carlos Sainz Jalani Start Pit Lane GP Singapura 2026 Usai Ubah Set-up

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Carlos Sainz Jalani Start Pit Lane GP Singapura 2026 Usai Ubah Set-up
TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Pembalap Carlos Sainz dipastikan harus memulai balapan Sprint Grand Prix Singapura dari jalur pit setelah tim Williams melakukan perubahan signifikan pada set-up suspensi mobilnya di bawah kondisi parc ferme. Keputusan ini diambil menyusul sesi kualifikasi yang berjalan sangat sulit di Sirkuit Jalan Raya Marina Bay, di mana sang pembalap asal Spanyol tersebut hanya mampu mengamankan posisi grid buncit setelah tersingkir di SQ1.

Sesi kualifikasi Sprint tersebut memang menjadi mimpi buruk bagi kubu Grove. Carlos Sainz sebelumnya juga sudah mengeluhkan masalah rem yang mendera mobilnya sejak sesi latihan bebas hari Jumat. Pembalap berusia 31 tahun itu menjelaskan bahwa tim telah berupaya keras melakukan ubahan demi mengatasi kendala tersebut, namun ia mengakui bahwa hasil akhirnya sama sekali jauh dari kata ideal untuk menghadapi ketatnya persaingan akhir pekan ini.

Situasi pelik semakin memuncak ketika Carlos Sainz melakukan penguncian ban alias lock-up di Tikungan 8 saat mencoba melakukan putaran cepat. Belum cukup sampai di situ, hilangnya tenaga mesin pada detik-detik krusial semakin merusak usahanya dan membuatnya sangat frustrasi dengan hasil akhir sesi. Rekan setimnya, Alex Albon, tampil sedikit lebih baik dengan menempati posisi ke-19, sementara catatan waktu terbaik Carlos Sainz tertinggal cukup jauh di belakang.

Hasil GP Singapura F1 2026: Verstappen Menangi Drama Hujan Lebat
Baca JugaHasil GP Singapura F1 2026: Verstappen Menangi Drama Hujan Lebat

Keputusan memulai lomba dari jalur pit membuat tugas Carlos Sainz dalam balapan Sprint sepanjang 21 putaran ini menjadi jauh lebih berat. Kendati demikian, jarak tempuh ekstra di dalam balapan nanti setidaknya dapat memberikan data telemetri serta informasi berharga bagi Williams untuk berbenah menjelang sesi kualifikasi utama Grand Prix pada Sabtu malam. Tim kini harus memutar otak agar masalah teknis yang terus berulang tidak kembali menghambat potensi kecepatan mobil.

ADVERTISEMENT

Rentetan masalah yang dialami Carlos Sainz di sesi kualifikasi ini turut diperparah oleh kegagalan fungsi Mode Menyalip atau Overtake Mode yang terjadi tepat selepas periode bendera merah. Sesi sempat dihentikan akibat insiden kecelakaan yang menimpa Sergio Perez di Tikungan 5. Pihak FIA kemudian mengakui adanya kesalahan manusia di ruang pengawasan balapan yang membuat fitur tersebut sempat tidak aktif, merugikan para pembalap yang berjuang mengejar waktu tersisa di lintasan.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU