Nicolo Bulega resmi menyegel gelar WorldSBK 2026 di Cremona Circuit, dan bagi CEO Ducati Claudio Domenicali, pencapaian ini "lebih dari sekadar hasil olahraga". Bulega menjadi pembalap Italia pertama yang meraih gelar Superbike bersama Ducati, tepat di tahun perayaan 100 tahun pabrikan Borgo Panigale.
Dominasi Bulega sepanjang musim ini nyaris sempurna. Ia memenangkan 21 balapan beruntun sejak awal musim, dan tiba di Cremona untuk putaran ke-10 dengan koleksi 26 kemenangan serta selalu merebut pole position. Namun di Cremona, ia memilih pendekatan berbeda: tanpa pole, tanpa kemenangan, demi mengamankan titel dengan risiko minimal. Strategi itu berhasil, dan momen juara di depan publik Italia pun terasa emosional bahkan bagi Bulega yang biasanya kalem.
Domenicali menegaskan makna khusus kemenangan ini. "Ada kemenangan yang maknanya melampaui hasil olahraga, dan ini salah satunya," ujarnya. "Nicolo adalah pembalap Italia pertama yang menjadi Juara Dunia Superbike bersama Ducati, dan ia melakukannya di depan pendukung sendiri, di tahun kami merayakan satu abad. Sulit membayangkan cara yang lebih indah untuk mengalami momen ini."

Yang membuat Domenicali semakin bangga adalah perjalanan Bulega bersama Ducati. "Kami melihat Nicolo tumbuh bersama kami, menang di Supersport, mapan di Superbike, dan menjadi pembalap luar biasa seperti sekarang," lanjutnya. Ia juga menyoroti peran motor anyar Panigale V4 R yang dirancang dan dikembangkan di Borgo Panigale. Motor itu langsung mendominasi di musim debutnya, memenangi setiap balapan, meski harus mengelola penalti aliran bahan bakar yang semakin ketat sepanjang kejuaraan.
Di Donington, dengan empat putaran tersisa, perebutan gelar pembalap sudah menjadi pertarungan internal Ducati. Domenicali memberi apresiasi kepada seluruh tim Ducati, Ducati Corse, dan Aruba.it atas kerja keras mereka. "Terima kasih saya sampaikan kepada semua perempuan dan laki-laki di Ducati, Ducati Corse, dan Aruba.it yang mewujudkan hasil ini. Kualitas kerja kami berbicara lebih baik dari kata-kata," tuturnya.
Gelar ini akan selalu menjadi bagian penting sejarah Ducati, dan bagi Bulega, petualangan baru menanti. Mulai tahun depan, ia akan melanjutkan perjalanan bersama Ducati di ajang MotoGP, sebuah babak baru yang menjanjikan. "Selamat Nicolo, kamu Juara Dunia! Nikmati momen ini karena kamu pantas mendapatkannya," pungkas Domenicali.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!