Davide Brivio mengungkapkan kekhawatirannya saat dua pembalap Trackhouse Racing, Ai Ogura dan Raul Fernandez, terlibat duel langsung pada fase akhir MotoGP Jerez 2026. Situasi ini dinilai berisiko dari sisi strategi tim, meskipun hanya memperebutkan posisi lima besar.

Balapan di Sirkuit Jerez memperlihatkan dinamika performa yang kontras antara kedua pembalap. Fernandez tampil kuat di fase awal dengan start agresif dan menjaga posisi di grup depan, namun mengalami penurunan pace menjelang akhir lomba. Sebaliknya, Ogura menunjukkan progres signifikan dalam manajemen balapan, memaksimalkan ritme lap di fase akhir setelah memulai dari posisi lebih belakang.

Konvergensi keduanya terjadi dalam beberapa lap terakhir ketika Fernandez mulai kehilangan keunggulan terhadap grup depan, sementara Ogura secara konsisten memangkas jarak. Keduanya berhasil melewati Johann Zarco dalam rentang waktu yang berdekatan sebelum akhirnya saling berhadapan dalam perebutan posisi. Dalam kondisi tersebut, perbedaan karakter performa menjadi faktor kunci, dengan Ogura memiliki keunggulan pada degradasi ban yang lebih terkendali.

Dari perspektif teknis, duel ini mencerminkan perbedaan pendekatan setup antara kedua sisi garasi. Fernandez cenderung mengoptimalkan grip awal untuk mendapatkan posisi sejak start, yang berdampak pada penurunan performa ban belakang di fase akhir. Sementara itu, Ogura mengadopsi konfigurasi yang lebih konservatif pada awal balapan, memungkinkan distribusi traksi yang lebih stabil dan konsistensi lap time saat beban bahan bakar berkurang.
Brivio mengakui bahwa jarak yang semakin menipis di antara kedua pembalap memicu kekhawatiran terkait potensi insiden internal tim. Ia menyoroti bahwa meskipun Ogura dikenal memiliki pendekatan balapan yang cerdas, risiko tetap ada ketika dua pembalap dalam satu tim bertarung dalam kondisi intens di lintasan sempit seperti Jerez, yang secara karakteristik tidak mudah untuk melakukan overtaking.
Meski demikian, hasil akhir tetap memberikan poin penting bagi tim. Kedua pembalap berhasil finis dalam posisi enam besar, sebuah pencapaian yang menunjukkan efektivitas strategi pemulihan setelah kualifikasi yang tidak optimal. Dalam kondisi lintasan kering yang berbeda dari sesi sebelumnya, Trackhouse dinilai mampu memaksimalkan potensi paket motor mereka secara keseluruhan.
Secara klasemen, Fernandez kini berada di posisi keenam sementara Ogura di posisi kedelapan, mengapit pemenang balapan Alex Marquez. Hasil ini memperkuat posisi Trackhouse sebagai tim independen yang kompetitif di papan tengah, dengan konsistensi menjadi faktor utama dalam menjaga momentum menghadapi seri berikutnya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!