SPONSORED

Blanchard Racing Team Kena Diskualifikasi Ganda di The Bend

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Blanchard Racing Team Kena Diskualifikasi Ganda di The Bend
TO NEWS OVERVIEW
The James Golding/Richie Stanaway Blanchard Racing Team Ford Mustang during The Bend 500. Image: InSyde Media

Blanchard Racing Team (BRT) harus menelan pil pahit di Race 29 Supercars di The Bend setelah kedua Ford Mustang mereka, No. 7 dan No. 3, didiskualifikasi karena gagal memenuhi syarat minimum putaran pembalap utama. Keputusan steward ini mengejutkan banyak pihak, mengingat performa kompetitif yang ditunjukkan kedua mobil sepanjang balapan.

Balapan yang sedianya berlangsung 147 putaran harus dihentikan lebih awal pada putaran 141 karena aturan time-certain menyusul kondisi basah dan tiga periode Safety Car yang signifikan. Situasi ini kemudian memicu masalah bagi BRT, karena strategi putaran pembalap mereka dirancang berdasarkan jarak penuh 147 putaran.

Dalam pernyataan resminya, tim menjelaskan bahwa perangkat lunak pengatur waktu mereka salah menghitung bahwa jarak penuh akan tercapai dalam batas waktu balapan. Akibatnya, James Golding dan Aaron Cameron, pembalap utama masing-masing mobil, hanya menyelesaikan 50 dan 52 putaran—kurang dari syarat minimum 54 putaran. Keduanya tidak bersalah, namun regulasi tetap harus ditegakkan.

Taponen Menang, Ugochukwu Juara F3 di Madrid
Baca JugaTaponen Menang, Ugochukwu Juara F3 di Madrid

“Kami menerima keputusan steward. Tanggung jawab atas kesalahan ini ada pada tim, bukan pada pembalap, yang performanya sebenarnya layak mendapatkan hasil lebih baik,” ujar perwakilan tim. BRT juga menyampaikan permintaan maaf kepada para pembalap, mitra, dan penggemar, serta menegaskan bahwa review menyeluruh terhadap sistem dan proses balapan sedang dilakukan menjelang Bathurst 1000.

ADVERTISEMENT

Diskualifikasi ini menjadi pukulan telak bagi BRT yang tengah berjuang mengukuhkan posisi di klasemen. Poin berharga dari Race 29 lenyap begitu saja, dan mereka harus segera bangkit. Insiden ini juga menyoroti pentingnya akurasi perangkat lunak dan manajemen strategi di tengah kondisi balapan yang dinamis, terutama saat cuaca tidak menentu dan Safety Car sering muncul.

Dengan Bathurst 1000 yang semakin dekat, BRT dihadapkan pada tekanan untuk memperbaiki diri. Kesalahan seperti ini tidak boleh terulang, terutama di ajang sebesar Bathurst. Fokus kini beralih ke bagaimana tim dapat memulihkan moral dan performa, serta memastikan bahwa sistem mereka mampu menghadapi segala kemungkinan di lintasan.

Bagi para penggemar, drama di The Bend ini menjadi pengingat bahwa balapan tidak hanya tentang kecepatan, tetapi juga ketelitian dan kepatuhan terhadap aturan. BRT telah menerima konsekuensinya, dan sekarang saatnya bagi mereka untuk membuktikan bahwa mereka bisa bangkit lebih kuat.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU