SPONSORED

Bisakah Red Bull Rebut Kemenangan F1 Konsisten Selepas Sepang?

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Bisakah Red Bull Rebut Kemenangan F1 Konsisten Selepas Sepang?
TO NEWS OVERVIEW
Bisakah Red Bull Rebut Kemenangan F1 Konsisten Selepas Sepang?

Kemenangan perdana Max Verstappen bersama Red Bull Racing di Malaysia menandai puncak dari progres performa yang dibangun secara perlahan sepanjang musim Formula 1 2026. Selepas kesulitan besar di awal kampanye regulasi baru di mana mereka sempat tertinggal lebih dari satu detik dari rombongan terdepan, tim asal Milton Keynes ini tidak pernah berhenti meracik dan mengirimkan paket pengembangan baru ke setiap seri balapan.

Peningkatan final yang dibawa ke Baku membuka jalan bagi Verstappen untuk bertarung di barisan depan sebelum akhirnya mengamankan posisi kedua di belakang George Russell. Tren positif tersebut berlanjut secara dominan di Sirkuit Sepang, Kuala Lumpur. Di atas kemudi RB22, pembalap asal Belanda itu tampil tanpa cela dalam balapan yang diwarnai cuaca campuran, merebut pole position secara meyakinkan dan mengkonversikannya menjadi kemenangan yang sangat nyaman di bawah terik matahari Malaysia.

Prinsipal tim Laurent Mekies mengakui bahwa hasil gemilang ini adalah konfirmasi nyata dari grafik performa yang terus menanjak sejak seri Monza, Madrid, dan Baku. Namun, ia mengingatkan agar skuadnya tetap membumi mengingat kondisi ekstrem di Malaysia kemungkinan besar turut memengaruhi cara kerja mobil dari para rival utama di atas lintasan yang kasar dan panas.

Gasly Kecewa Rival F1 Diberi Poin Gratis di Sepang
Baca JugaGasly Kecewa Rival F1 Diberi Poin Gratis di Sepang

“Kami terkejut dengan susunan kekuatan di Malaysia,” ujar Mekies kepada Motorsport.com. “Di satu sisi, ini mengonfirmasi tren positif dari Monza, Madrid, dan Baku di mana kami terus menambahkan sedikit performa di setiap balapan. Di sisi lain, apakah ada faktor ekstrem seperti panas dan karakter trek yang membuat sebagian mobil keluar dari jendela operasional ideal mereka? Itu sangat mungkin terjadi.”

ADVERTISEMENT

Kemenangan Grand Prix ke-72 dalam karier Verstappen ini memiliki arti emosional yang amat mendalam bagi skuad pabrikan minuman energi tersebut, mengingat status baru mereka sebagai produsen unit daya mandiri. Meski demikian, Mekies menekankan bahwa terlalu dini untuk berasumsi mereka bisa langsung mendominasi di semua trek sisa musim ini, terutama dalam upaya menandingi konsistensi performa Mercedes.

“Apakah ini mengubah cara kami menghadapi balapan berikutnya? Tidak terlalu. Kami akan mencoba beradaptasi sebaik mungkin dan melihat hasilnya. Kami masih berpikir bahwa Singapura semoga akan cocok dengan karakteristik performa tikungan lambat kami, sementara apa yang akan dilakukan oleh kompetitor sangat sulit untuk diprediksi,” tutup Mekies.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU