Marco Bezzecchi tampil luar biasa di sirkuit MotorLand Aragon dengan merebut posisi terdepan untuk Grand Prix Aragon, mengalahkan rival Ducati, Marc Marquez, dengan selisih kurang dari sepersepuluh detik. Meski masih merasakan sakit akibat kecelakaan parah di Grand Prix Jerman pada Juli lalu, pembalap pabrikan Aprilia ini menjadi satu-satunya yang menembus waktu 1 menit 46 detik di sesi kualifikasi, bahkan mencatat dua lap yang cukup untuk meraih pole.
Marc Marquez, yang telah memenangi balapan di Aragon sebanyak tujuh kali di MotoGP, harus puas di posisi kedua setelah melakukan kesalahan di lap terakhirnya. Sementara itu, adiknya, Alex Marquez, mengamankan posisi ketiga. Sejak awal sesi 15 menit, Marc Marquez langsung menunjukkan kecepatan dengan mencatat waktu 1 menit 45,136 detik, memecahkan rekor sirkuit yang sebelumnya dipegang oleh Bezzecchi dari sesi latihan.
Namun, ketatnya persaingan membuat catatan waktu terus membaik. Bezzecchi merebut posisi teratas dengan waktu fantastis 1 menit 44,984 detik, dan Alex Marquez ikut meramaikan persaingan dengan menempati posisi ketiga. Memasuki akhir sesi, ketika sebagian besar pembalap menggunakan ban baru, Aprilia masih unggul, sementara Ducati harus berjuang untuk mengamankan posisi di barisan depan.

Marc Marquez sempat mendekat dengan selisih hanya 0,013 detik pada upaya terakhirnya, tetapi kesalahan di Tikungan 14 merusak lapnya. Akhirnya, Bezzecchi mengamankan pole pertamanya sejak Grand Prix Italia pada Mei lalu, menunjukkan performa impresif sejak kembali dari cedera di Silverstone. Marc Marquez berada 0,089 detik di belakang, dengan Alex Marquez tertinggal dua persepuluh detik di posisi ketiga.
Raul Fernandez, pemenang Grand Prix Inggris, mengesankan dengan menempati posisi keempat untuk Trackhouse Aprilia, mengungguli rekan pabrikan Jorge Martin yang naik ke posisi kelima. Pedro Acosta dari KTM bertahan di posisi keenam meski sempat terjatuh di Tikungan 8. Fabio di Giannantonio menempati posisi ketujuh untuk VR46, sementara Francesco Bagnaia lolos dari Q1 untuk mengamankan posisi kedelapan. Johann Zarco melanjutkan kebangkitannya dengan menempati posisi kesembilan, mengungguli rekan setimnya di LCR, Diogo Moreira, yang harus berpindah ke motor kedua setelah kecelakaan di Q1.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!