SPONSORED

Bagnaia Yakin Tangan Tak Masalah di Aragon, Ducati Lebih Unggul

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Bagnaia Yakin Tangan Tak Masalah di Aragon, Ducati Lebih Unggul
TO NEWS OVERVIEW
Bagnaia Yakin Tangan Tak Masalah di Aragon, Ducati Lebih Unggul

Francesco Bagnaia datang ke Aragon dengan kondisi yang tidak ideal. Tangan kirinya masih bengkak pasca operasi sindrom kompartemen dan terowongan karpal. Namun, pembalap Ducati itu menegaskan bahwa hal tersebut tidak akan menjadi penghalang berarti di lintasan yang ia yakini akan lebih ramah bagi motornya.

“Sayangnya tanganku masih agak bengkak. Untungnya trek ini lebih banyak berbelok ke kiri, jadi tidak akan terlalu mengganggu,” ujar Francesco Bagnaia kepada Sky Sport MotoGP. Ia juga menyebut obat pereda nyeri akan membantunya melewati akhir pekan ini.

Pernyataan itu muncul setelah akhir pekan yang berat di Silverstone, di mana Bagnaia mengaku kurang maksimal akibat fisik yang belum pulih. Namun, karakter sirkuit Aragon yang stop-and-go dianggapnya akan mengubah segalanya. Tikungan panjang berkecepatan tinggi yang menjadi kelemahan Ducati di Inggris tidak banyak ditemui di Spanyol, digantikan oleh rangkaian tikungan kering yang lebih sesuai dengan karakter motor Desmosedici.

Ducati Yakin Punya Keunggulan atas Aprilia di MotoGP Aragon
Baca JugaDucati Yakin Punya Keunggulan atas Aprilia di MotoGP Aragon

Keunggulan Ducati atas Aprilia

Bagnaia percaya bahwa Ducati akan memiliki keunggulan signifikan atas Aprilia di Aragon. “Kami kekurangan potensi di tikungan panjang yang membutuhkan grip saat menikung. Di Aragon, menurutku akan berbeda. Kami akan cepat, Ducati akan punya keunggulan dibanding Aprilia dan kami harus memanfaatkannya,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

Keyakinan itu bukan tanpa dasar. Di atas kertas, layout MotorLand yang mengutamakan akselerasi keluar tikungan sangat cocok dengan kekuatan Ducati. Apalagi, Marc Marquez yang kini membela tim pabrikan Ducati juga punya rekor fantastis di sirkuit ini, dengan tujuh pole dan tujuh kemenangan di kelas utama.

Bagi Bagnaia, Aragon juga menyimpan kenangan manis. Di sinilah ia meraih kemenangan pertamanya di MotoGP pada 2021, mengalahkan Marquez yang saat itu tampak tak terkalahkan. Kenangan itulah yang ingin ia ulangi untuk memperbaiki posisinya di klasemen, yang saat ini baru berada di urutan kedelapan dengan defisit 97 poin dari pimpinan klasemen.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU