SPONSORED

Aprilia Siapkan Regulasi Tim MotoGP 2026 demi Redam Konflik Pembalap

Notifikasi
Farhan Ariadi
Farhan Ariadi
0
Aprilia Siapkan Regulasi Tim MotoGP 2026 demi Redam Konflik Pembalap
TO NEWS OVERVIEW
Aprilia Siapkan Regulasi Tim MotoGP 2026 demi Redam Konflik Pembalap

Pabrikan asal Noale, Aprilia, tengah bersiap mengambil keputusan krusial terkait penerapan instruksi internal di sisa musim MotoGP 2026. Kesuksesan mendominasi barisan depan dengan kekuatan empat motor sekaligus di Sirkuit Mandalika, Indonesia, membuktikan bahwa motor RS-GP kini memiliki kapasitas penuh untuk menantang dominasi Ducati di berbagai karakter lintasan.

Direktur Teknik Fabiano Sterlacchini memberikan pandangannya kepada media mengenai performa impresif para pembalapnya, termasuk cara Jorge Martin mengelola risiko saat start. Berdasarkan laporan dari kolaborator Manuel Pecino via Motosan.es, Sterlacchini mengomentari manuver krusial di tikungan pertama. 'Dalam balapan tadi, setelah start, Jorge menghadapi situasi sulit yang harus diatasi. Saya tidak berada di dalam pikirannya, tetapi saya rasa ia mencoba memaksimalkan hasil sembari mengambil risiko sekecil mungkin,' ujar Sterlacchini menjelaskan.

Dominasi kuartet RS-GP di Indonesia menegaskan peningkatan daya saing pabrikan Italia ini di kancah kejuaraan dunia. 'Ini adalah unjuk kekuatan yang luar biasa dan kami tahu trek ini sangat cocok dengan karakteristik motor kami. Ini hal yang fantastis. Kami tidak mengklaim memiliki motor terbaik, tetapi kami berada di level yang sama dan mampu bertarung secara head-to-head,' tambahnya menegaskan kapasitas teknis tim.

Bagnaia Khawatirkan Krisis Daya Cengkram Ducati Jelang MotoGP Australia
Baca JugaBagnaia Khawatirkan Krisis Daya Cengkram Ducati Jelang MotoGP Australia

Kendati demikian, Sterlacchini mengakui bahwa skuadnya masih perlu mengoptimalkan potensi penuh dari paket motor yang mereka miliki. Evaluasi internal terus dilakukan mengingat persaingan ketat di papan atas klasemen menuntut efisiensi maksimal pada paruh kedua musim 2026. Manajemen ingin memastikan setiap peluang mendulang poin tidak terbuang sia-sia akibat kesalahan operasional.

ADVERTISEMENT

Terkait kebebasan balap, manajemen Massimo Rivola mulai mempertimbangkan pembatasan demi menghindari insiden gesekan antar-rekan setim seperti yang sempat terjadi pada sesi Sprint Race sebelumnya. 'Seperti yang disampaikan Massimo, saat ini para pembalap kami masih memiliki kebebasan penuh, meski jelas kami mulai berdiskusi tentang kemungkinan menetapkan beberapa pedoman untuk mencegah masalah,' pungkas Sterlacchini menutup evaluasi akhir pekan.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU