Jorge Martin menghadapi musim 2025 yang sulit akibat cedera berulang. Cedera pertama terjadi pada tes pramusim 5 Februari 2025, diikuti cedera lain menjelang Grand Prix Thailand. Setelah tampil di MotoGP Qatar pada 13 April, ia terjatuh dan ditabrak Fabio Di Giannantonio, menyebabkan pneumotoraks, radang paru-paru, dan patah tulang rusuk. Cedera ini memaksanya dirawat dua pekan di Doha dan menjalani pemulihan hingga kini. Martin dijadwalkan diperiksa Dokter Angel Charte pada pekan pertama Juli, pasca-Grand Prix Belanda, untuk menentukan tanggal kembalinya.
Memanfaatkan regulasi baru MotoGP yang mengizinkan tes tambahan bagi pembalap yang absen minimal tiga Grand Prix, Aprilia merencanakan tes khusus untuk Martin. Direktur olahraga Aprilia, Paolo Bonora, mengungkapkan di Mugello, “Kami menunggu Jorge dinyatakan pulih. Setelah itu, kami akan adakan tes satu hari agar ia bisa kembali merasakan motor sebelum balapan.” Tes ini kemungkinan digelar di Misano pada 8 atau 9 Juli, meski tanggal pastinya menunggu konfirmasi medis.


Direktur olahraga Aprilia, Paolo Bonora
Aprilia juga memiliki tes reguler pada 30-31 Juli dan 11-12 Agustus di Barcelona, serta 29-30 Oktober di Jerez. Namun, tes khusus ini dirancang untuk memastikan Martin siap bertanding, dengan Grand Prix Republik Ceko (17-20 Juli) sebagai target comeback, karena Sachsenring di Jerman (13 Juli) dianggap terlalu menantang untuk kembalinya Martin.
Selain cedera, Martin terlibat perselisihan dengan Aprilia soal kontrak tahun kedua yang ditandatangani Juni 2024 di Mugello. Martin dikabarkan ingin pindah ke Honda pada akhir musim, menciptakan situasi tegang. Meski begitu, Aprilia tetap fokus mempersiapkan kembalinya Martin untuk memperkuat performa tim di sisa musim.
Absennya Martin telah melemahkan posisi Aprilia di klasemen konstruktor, tertinggal dari Ducati yang didominasi Marc dan Alex Marquez. Kembalinya Martin diharapkan meningkatkan daya saing tim, terutama dengan potensi motor RS-GP. Tes khusus akan menjadi kunci untuk memastikan Martin kembali kompetitif.
Dengan pemeriksaan medis dan tes di Misano, Martin berpeluang kembali ke lintasan dengan performa optimal. Grand Prix Republik Ceko menjadi target realistis, tetapi ketegangan kontrak dapat memengaruhi fokusnya. Keberhasilan Martin menyesuaikan diri dengan motor akan menentukan peluangnya bersaing di papan atas.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Marco Bezzecchi
Aprilia Racing
|
56 |
|
2
|
|
Jorge Martin
Aprilia Racing
|
45 |
|
3
|
|
Pedro Acosta
Red Bull KTM Factory Racing
|
42 |
|
4
|
|
Fabio Di Giannantonio
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
37 |
|
5
|
|
Marc Marquez
Ducati Lenovo Team
|
34 |
|
6
|
|
Ai Ogura
Trackhouse MotoGP Team
|
33 |
|
7
|
|
Raul Fernandez
Trackhouse MotoGP Team
|
29 |
|
8
|
|
Alex Marquez
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
13 |
|
9
|
|
Brad Binder
Red Bull KTM Factory Racing
|
13 |
|
10
|
|
Franco Morbidelli
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
12 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Aprilia
|
64 |
|
2
|
|
Ducati
|
47 |
|
3
|
|
KTM
|
42 |
|
4
|
|
Honda
|
16 |
|
5
|
|
Yamaha
|
8 |
Baca Juga
Francesco Bagnaia hampir gagal lolos Q2 MotoGP COTA 2026 akibat masalah teknis, namun tetap optimistis menghadapi akhir pekan.
Starting grid Sprint MotoGP Amerika 2026 di COTA dipimpin Fabio Di Giannantonio, dengan Bezzecchi dan Acosta di baris depan.
Jadwal lengkap MotoGP Amerika 2026 di COTA dalam WIB serta cara menonton resmi, termasuk Sprint dan Grand Prix.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!