Jorge Martin dan Marco Bezzecchi membawa Aprilia ke podium ganda di MotoGP Austria 2026, mencuri poin penting dari Marc Marquez di klasemen. Di Red Bull Ring, sirkuit yang secara statistik seharusnya menjadi kandang Ducati, kedua pembalap Aprilia itu finis di posisi kedua dan ketiga, mengubah peta persaingan juara.
Bagi Martin, hasil ini sangat berharga. Pembalap Spanyol itu memperlebar jarak menjadi +12 poin atas Marquez. Sementara Bezzecchi, yang sempat kesulitan di Austria, kini hanya tertinggal 30 poin dari Marquez dan berhasil membatasi kerugian. “Kami cepat di Austria, itu luar biasa,” ujar Massimo Rivola, CEO Aprilia Racing, kepada Sky Sport MotoGP.
Yang membuat hari semakin istimewa adalah kembalinya Ai Ogura. Setelah absen dua seri karena cedera, pembalap Jepang itu langsung finis keempat, tepat di depan Marquez. “Sungguh menyenangkan melihat Ai langsung kompetitif,” tambah Rivola. Aprilia pun pulang dengan modal besar untuk menghadapi putaran Asia.

Rivola juga memberi kredit kepada Pedro Acosta dan KTM yang meraih kemenangan perdana. “Mereka layak menang, terutama setelah apa yang terjadi kemarin. Kami juga sangat senang dengan performa kami. Jorge dan Marco membuat kami sedikit tegang, tapi melihat Aprilia cepat di Austria adalah hal yang hebat,” tutupnya.

Dampak Klasemen
Dengan tambahan poin ini, Martin semakin kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan 12 poin atas Marquez. Bezzecchi yang sempat tertinggal jauh kini kembali dalam perburuan gelar, hanya terpaut 30 poin. Sementara Ogura, dengan finis keempat, menunjukkan bahwa Aprilia memiliki kedalaman skuad yang solid.
Keberhasilan Aprilia di Austria tidak lepas dari kerja keras tim dalam mengembangkan RS-GP. Motor ini kini mampu bersaing di berbagai karakter sirkuit, termasuk trek yang mengandalkan kecepatan puncak seperti Red Bull Ring. “Kami telah membuat langkah besar dalam hal elektronik dan aerodinamika,” ungkap seorang insinyur Aprilia.
Dengan putaran Asia yang akan datang, momentum ini bisa menjadi titik balik. Aprilia harus mempertahankan konsistensi jika ingin mengakhiri dominasi Ducati. Sementara itu, Marquez dan Ducati dipastikan akan merespons keras. Persaingan gelar MotoGP 2026 semakin memanas.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!