Insiden dramatis mewarnai jalurnya balapan akhir pekan ini ketika mobil yang dikemudikan oleh Aaron Cameron harus berakhir lebih cepat setelah mengalami kebakaran hebat pada lap ke-14. Kendaraan bernomor lambung 27 tersebut mendadak mengeluarkan kobaran api yang menjilat bagian bodi belakang, memaksa sang pembalap untuk segera menghentikan kendaraannya di area tikungan dalam demi menyelamatkan diri.
Beruntung, respons cepat ditunjukkan oleh Aaron Cameron yang langsung keluar dari kokpit dan mengaktifkan sistem pemadam darurat di dasar kaca depan. Petugas marshal lintasan juga sigap datang ke lokasi untuk membantu menjinakkan api, meskipun kerusakan parah kadung tidak terhindarkan dan membakar sebagian besar lapisan bodi mobil.
Teka-teki mengenai pemicu insiden ini sempat memicu perdebatan di garasi tim. Insinyur Daniel Veronese pada awalnya menduga bahwa korsleting pada sistem kelistrikan menjadi dalang utama munculnya percikan api yang berujung pada musibah tersebut.

Kendati demikian, bos tim Tim Blanchard menyampaikan analisis berbeda kepada Speedcafe. Ia meyakini bahwa benturan atau kerusakan pada bagian pipa pembuangan gas buang (exhaust) menjadi pemicu utama rantai kejadian spektakuler tersebut setelah mendorong bagian rok samping mobil hingga terbakar.
Pihak garasi dipastikan harus bekerja lembur semalam suntuk di area sirkuit untuk memulihkan kondisi mobil agar bisa kembali turun ke lintasan, sementara hasil positif justru diraih oleh rekan setimnya yang sukses mengamankan posisi finis kelima yang kompetitif.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!