Aksi mendebarkan di Mount Panorama pada ajang Bathurst 1000 2026 harus berakhir dengan pil pahit bagi Anton De Pasquale dan Team 18. Kemenangan yang sudah di depan mata sirna seketika setelah mobil yang dikemudikannya mengalami kehabisan bahan bakar secara dramatis tepat di lap terakhir balapan yang melelahkan ini.
Pertarungan sengit perebutan gelar juara mulanya mengerucut pada duel strategi pit stop krusial di paruh akhir balapan. De Pasquale menjadi pembalap kelompok terdepan pertama yang masuk ke jalur pit pada Lap 138, mengantongi keunggulan tipis setengah detik atas rival terdekatnya. Keputusan taktis tersebut sempat membuahkan catatan waktu in-to-out yang sangat cepat, memberikan skuad pimpinan Adrian Burgess keunggulan marjin yang menjanjikan.
Suasana di garasi Team 18 sempat diliputi optimisme tinggi ketika para petinggi tim meyakini keunggulan waktu tersebut sudah cukup untuk mengamankan posisi puncak hingga garis finis. Bahkan, bos tim sempat menyuarakan keyakinan penuh melalui siaran langsung bahwa strategi mereka berjalan sesuai rencana. Namun, ketegangan mendadak menyelimuti garasi ketika kalkulasi bahan bakar menunjukkan indikasi darurat yang mematikan peluang kemenangan.

Pesan radio bernada kepanikan segera dikirimkan kepada De Pasquale untuk menghemat konsumsi bahan bakar secara agresif. Situasi semakin runyam tatkala mobil Toyota Supra dari Walkinshaw TWG Racing yang dikemudikan oleh Chaz Mostert mengalami kecelakaan hebat, memaksa keluarnya Mobil Keselamatan atau Safety Car yang memangkas jarak selisih waktu secara drastis.
Ketika balapan kembali dilanjutkan, upaya penghematan tersebut sudah terlambat untuk menyelamatkan posisi juara. De Pasquale akhirnya terpaksa memarkir kendaraannya di area The Chase setelah benar-benar kehabisan bahan bakar, merelakan podium tertinggi jatuh ke tangan Brodie Kostecki dan Todd Hazelwood dari Dick Johnson Racing.
Mengomentari insiden menyakitkan tersebut, De Pasquale menyampaikan kekecewaannya yang mendalam kepada media. "Begitu kami menyadari seberapa banyak kekurangan bahan bakar kami, saya tahu kami sudah habis," ujarnya kepada Fox Sports. "Semua berjalan sesuai keinginan kami sampai akhirnya tidak. Garis finis hanya berjarak enam kilometer, ini sangat mengecewakan."



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!