Akhir pekan penutup musim di Reli Sardinia menyajikan drama kelas berat yang mengubah peta persaingan masa depan World Rally Championship. Pereli Adrien Fourmaux secara terbuka melayangkan tantangan perebutan gelar juara dunia kepada Oliver Solberg setelah pertarungan ketat yang ditentukan hingga meter terakhir panggung reli.
Kolega pabrikan Oliver Solberg sempat memegang kendali kejuaraan, namun kesalahan krusial jelang garis akhir nyaris menghancurkan peluangnya. Situasi menegangkan tersebut disaksikan langsung dari dekat oleh para rival di paddock, termasuk Adrien Fourmaux yang mengira insiden itu akan berujung kecelakaan parah dan membawanya naik ke atas podium kehormatan.
Meski sempat nyaris terguling, Oliver Solberg berhasil mengendalikan kembali kendaraannya dan mencapai garis finis untuk mengamankan kemenangan reli. "Itu sangat luar biasa, benar-benar gila. Kami semua menonton. Saya pikir dia akan terguling dan saya akan berada di podium," ujar Adrien Fourmaux menggambarkan detik-detik dramatis di lintasan.

Persaingan gelar juara dunia WRC musim ini akhirnya jatuh ke tangan Elfyn Evans yang sukses mengamankan mahkota pertamanya usai konsisten berada di papan atas. Sementara itu, Adrien Fourmaux menutup musim di peringkat kelima klasemen akhir, hanya terpaut enam poin dari Sebastien Ogier di posisi keempat, serta mengungguli Takamoto Katsuta dan Thierry Neuville.
Menatap musim depan, pereli andalan Hyundai ini bertekad melupakan ambisi berlebihan memburu kemenangan perdananya yang sempat menjadi beban mental tersendiri. Dengan peningkatan signifikan pada performa mobil di berbagai permukaan gravel, Adrien Fourmaux kini memfokuskan seluruh energinya untuk mewujudkan impian menjadi juara dunia WRC.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!