SPONSORED

Alex Rins Beralih ke Balap Mobil Setelah Tinggalkan MotoGP

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Alex Rins Beralih ke Balap Mobil Setelah Tinggalkan MotoGP
TO NEWS OVERVIEW
Alex Rins Beralih ke Balap Mobil Setelah Tinggalkan MotoGP

Alex Rins memastikan akan menutup karier balap motornya dan beralih ke balap mobil pada 2027. Keputusan ini diumumkan jelang Grand Prix San Marino, setelah ia kehilangan kursi di tim pabrikan Yamaha di MotoGP.

Pembalap berusia 30 tahun itu mengungkapkan bahwa ia sudah memiliki proyek menarik di dunia balap mobil, meski belum bisa membocorkan detailnya. "Saya tidak akan pergi ke superbike tahun depan," ujarnya. "Seperti yang saya katakan beberapa balapan lalu, saya punya proyek yang sangat bagus dan menarik, tapi belum 100% selesai. Saya sangat senang. Sulit memilih karena saya menghabiskan seluruh hidup saya di MotoGP, dengan banyak pertarungan, balapan, dan kemenangan. Sekitar 14 tahun di semua kelas. Jadi, saya akan berhenti dari roda dua."

Rins juga mengaku sempat mendapat tawaran dari WorldSBK, namun ia memilih jalur yang lebih memotivasinya. "Saya punya dua kemungkinan di WSBK. Saya sangat berterima kasih kepada mereka karena sangat tertarik. Tapi saya menemukan hal lain yang lebih memotivasi saya," tambahnya.

Alex Rins Pensiun dari Balap Motor, Beralih ke Dunia Roda Empat
Baca JugaAlex Rins Pensiun dari Balap Motor, Beralih ke Dunia Roda Empat

Karier Rins di MotoGP dimulai bersama Suzuki pada 2017 setelah menorehkan prestasi di Moto2 dan Moto3. Selama 10 musim di kelas premier, ia meraih enam kemenangan dan 18 podium, sebagian besar bersama Suzuki. Pada 2023, ia pindah ke LCR Honda dan langsung menang di balapan ketiga, namun cedera serius di Mugello membuatnya absen panjang. Sejak bergabung dengan Yamaha tiga tahun lalu, hasil belum sesuai harapan, seiring menurunnya performa M1 dan masalah cedera.

ADVERTISEMENT

"Saya sering bertanya pada diri sendiri apakah saya sedih berhenti, apakah harus melanjutkan, atau pindah kejuaraan," akunya. "Ini sudah menjadi rutinitas seumur hidup. Seluruh hidup saya dipersiapkan untuk balap motor. Apa yang terjadi sekarang rumit, dan itu menghilangkan sebagian keinginan saya untuk melanjutkan di dunia motor. Saya harus puas dengan apa yang telah saya capai. 14 tahun di kejuaraan dunia MotoGP. Banyak kemenangan, pertarungan dalam arti terbaik. Saya bertarung untuk gelar di Moto3, Moto2, dan MotoGP. Saya tidak memenangkan semuanya, tapi saya punya kesempatan bertarung di ketiga kategori."

Keputusan Rins untuk beralih ke balap mobil menandai berakhirnya era seorang pembalap yang dikenal gigih dan cepat. Meski belum mengungkap secara detail, ia menegaskan bahwa langkah ini adalah pilihan yang tepat untuk masa depannya. "Saya bertanya berkali-kali apakah harus melanjutkan atau tidak. Tapi opsi lain adalah sesuatu yang memotivasi saya," pungkasnya.

Dengan kepergian Rins, MotoGP kehilangan salah satu talenta yang pernah menantang para juara. Publik balap Tanah Air tentu menantikan kabar selanjutnya tentang petualangan barunya di dunia balap mobil. Akankah ia mengikuti jejak mantan pembalap MotoGP lain yang sukses di empat roda? Waktu yang akan menjawab.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU