James Vowles memberikan penilaian awal yang jujur tentang paket upgrade besar yang dibawa Williams ke Grand Prix Azerbaijan. Setelah awal musim yang mengecewakan, tim asal Grove itu berharap peningkatan ini bisa mengangkat performa mereka di papan tengah.
Williams datang ke Baku dengan membawa sasis baru yang lebih ringan dan paket aerodinamis revisi untuk FW48. Langkah ini diambil setelah mereka gagal memanfaatkan regulasi 2026 dan tertahan di peringkat kesembilan klasemen konstruktor dengan hanya 11 poin dari 14 balapan. Terakhir kali mereka mencetak poin adalah di Grand Prix Monako.
Setelah dua sesi latihan bebas pada Kamis, Vowles menyebut peningkatan ini sebagai "langkah ke arah yang benar, tapi belum cukup". Ia menegaskan bahwa fokus utama adalah membangun fondasi untuk musim depan dan seterusnya. "Ini bukan posisi yang saya inginkan, atau yang diinginkan pembalap, tapi ini kerja fantastis dari tim karena mengembangkan sasis baru di tengah musim," ujarnya kepada F1TV.

Vowles juga menambahkan bahwa para insinyur masih akan melakukan penyempurnaan detail, terutama dalam hal ketinggian mobil dan keseimbangan. "Anda tidak akan langsung sempurna dalam sekali coba. Masih ada sedikit lagi yang bisa digali dibandingkan tim lain yang sudah memiliki paket ini," jelasnya. "Tapi ini belum cukup untuk berada di depan dan menjamin poin."
Di sesi FP1, Carlos Sainz dan Alex Albon finis di posisi 12 dan 13, memberikan harapan. Namun di FP2, mereka harus puas di urutan 16 dan 17. Sainz, yang baru pertama kali merasakan sasis baru, mengaku ada kemajuan. "Secara umum saya merasa lebih baik dengan mobil, dan sepertinya kami lebih dekat ke papan tengah," kata Sainz. "Waktu putaran saya cukup kompetitif, mengingat pentingnya waktu di lintasan di sini. Saya merasa berada di posisi yang baik sekarang, dan kami perlu mengambil langkah yang tepat untuk besok."
Dengan sisa sesi latihan dan kualifikasi, Williams masih memiliki waktu untuk menyempurnakan paket baru mereka. Namun, tantangan di Baku sangat berat, dan Vowles sadar bahwa timnya harus terus bekerja keras untuk keluar dari keterpurukan.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!