James Vowles tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Meski Williams hanya membawa pulang satu poin dari Grand Prix Azerbaijan, pria yang menjabat sebagai team principal itu tetap memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh staf di pabrik Grove. Sebab, di balik hasil pahit di Baku, ada kerja keras luar biasa yang menghasilkan paket upgrade besar-besaran.
Tim asal Inggris itu datang ke Sirkuit Kota Baku dengan membawa pembaruan signifikan. Bukan cuma satu atau dua komponen, melainkan dua sasis baru, program pengurangan berat yang ekstensif, serta setelan aerodinamis yang direvisi. Ini adalah paket besar yang jarang dilakukan tim papan tengah di tengah musim yang ketat.
Dalam sebuah video di Instagram, Vowles mengungkapkan rasa terima kasihnya. "Pertama-tama, terima kasih kepada semua orang yang telah bekerja siang dan malam untuk mewujudkan pembaruan yang kami bawa akhir pekan ini," ujarnya. "Bukan prestasi kecil untuk membawa dua sasis baru, mengurangi banyak berat dari paket, dan pembaruan aerodinamis secara bersamaan, lalu mengirimkannya ke Baku."

Memang, upaya ini tidak instan. Vowles mengaku pembicaraan mengenai paket ini sudah dimulai beberapa bulan lalu. Namun, melihat hasilnya terwujud di lintasan, ia merasa bangga. "Sangat menyenangkan melihatnya terwujud akhir pekan ini," tambahnya.
Di sesi kualifikasi, paket ini menunjukkan janji. Carlos Sainz berhasil menembus Q3, sebuah pencapaian yang tidak selalu mudah bagi Williams musim ini. Namun, balapan menjadi cerita berbeda. Sainz finis di posisi ke-10 dan menyumbang satu poin, meski saat artikel ini ditulis, ia masih dalam penyelidikan terkait dugaan pelanggaran prosedur start latihan. Sementara itu, rekan setimnya, Alex Albon, mengalami kecelakaan pada lap 31.
Vowles menyoroti inkonsistensi performa antara kualifikasi dan balapan. "Anda bisa lihat di kualifikasi, kami mampu meraih hasil bagus, tapi balapan benar-benar naik-turun. Pada titik tertentu, dengan Carlos misalnya, kami benar-benar tidak bisa menemukan performa yang ada di kualifikasi," jelasnya. "Saya pikir kami sudah punya arah untuk itu, tapi kerja bagus untuk Carlos karena telah berjuang sampai akhir demi poin itu."
Mengenai insiden Albon, Vowles menjelaskan bahwa itu murni faktor sirkuit jalanan. "Dengan Alex, sungguh disayangkan. Dia mengemudi dengan sangat baik. Hembusan angin pada dasarnya membuatnya tidak bisa memperlambat cukup dan menabrak dinding. Itu hanya faktor Baku, sirkuit jalanan, dan hal-hal seperti ini dihukum cukup keras."
Meski hanya meraih satu poin, Vowles menegaskan bahwa ini adalah awal yang solid dari rangkaian triple-header. "Kami akan membangun ulang mobil itu untuk Malaysia, yang berlangsung minggu depan. Baku adalah yang pertama dari triple-header. Tapi seperti yang saya bilang, awal yang benar-benar solid, namun kami masih punya pekerjaan yang harus diselesaikan."
Dengan kerja keras yang sudah ditunjukkan, bukan tidak mungkin Williams bisa memaksimalkan paket ini di sisa musim. Yang jelas, semangat juang tim di pabrik tidak pernah padam, dan itu adalah modal berharga untuk menghadapi tantangan berikutnya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!