Maverick Vinales akhirnya kembali ke paddock MotoGP di Grand Prix Jepang setelah absen empat seri karena cedera bahu. Bagi Tech3 KTM dan para penggemar, kehadirannya di Motegi menjadi momen yang ditunggu.
Sejak terakhir kali tampil di Jerman pertengahan Juli, Vinales menjalani rehabilitasi panjang. Kini, ia mengaku tidak memasang target muluk. "Saya tidak punya ekspektasi. Target saya adalah menyelesaikan balapan," ujarnya. Fokusnya adalah mengukur kondisi fisiknya setelah lama absen.
Meski belum sepenuhnya pulih, Vinales antusias mencoba motor yang menurutnya bekerja baik. Ia penasaran sejauh mana kemampuannya di atas KTM RC16. "Sudah lama saya tidak mengendarai motor. Saya hanya melakukan tes kecil dan merasa baik, tapi hanya beberapa lap," tambahnya.

Di tengah ketidakpastian masa depan, Vinales menegaskan belum menutup pintu MotoGP. Kontraknya bersama KTM tidak diperpanjang, dan kursinya diambil Luca Marini serta Senna Agius. "Saya belum selesai di sini. Banyak tujuan yang ingin saya capai. Tidak ada ruang lagi di grid 2027, tapi Anda tidak pernah tahu," tegasnya.
Menariknya, Vinales justru menikmati waktu di rumah. "Saya merasa sangat baik. Tidak ada perjalanan, bersama keluarga, latihan banyak. Yang saya rindukan hanya motor," akunya. Ia bahkan sempat mengendarai Yamaha R1 di sirkuit, yang kembali menyalakan semangat balapnya.
KTM mengizinkannya menguji motor 850cc, pengalaman yang mungkin menjadi bagian dari persiapan atau sekadar menjaga sentuhan dengan lintasan. Ini menunjukkan hubungan yang masih terjaga meski ada ketegangan terkait klausul no-compete.
Kembalinya Vinales di Motegi bukan hanya tentang hasil, tetapi juga tentang membuktikan bahwa ia masih memiliki tempat di MotoGP. Dengan tekad dan pengalaman, ia siap menghadapi tantangan di sirkuit yang menuntut fisik prima.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!