Fred Vasseur buka suara soal rumor yang tak kunjung reda. Di paddock Baku, ia mengaku frustrasi lantaran setiap sesi jumpa pers selalu disisipi pertanyaan tentang masa depannya di Ferrari.
Sejak Christian Horner meninggalkan Red Bull pada Juli tahun lalu, pria Inggris itu memang getol mencari jalan kembali ke Formula 1. Syaratnya satu: ia ingin peran yang sekaligus memberinya saham kepemilikan tim. Namun, peluang itu belum juga terwujud. Horner pun sempat menyatakan bahwa satu-satunya tim yang mau ia gabung tanpa jaminan ekuitas adalah Ferrari. "Ferrari adalah merek terbesar di Formula 1. Itu mimpi. Dan bisa dibilang mereka adalah raksasa yang sedang tertidur," ujarnya, dikutip dari Motorsport Week.
Pernyataan itu sontak menyalakan kembali spekulasi. Nama Vasseur kembali disebut-sebut dalam pusaran rumor penggantian. Menanggapi hal tersebut, pria Prancis itu menegaskan bahwa ia tidak mau teralihkan. "Kami tidak bekerja dalam ketenangan yang sempurna. Bagi saya pribadi, dan bagi semua orang di tim," katanya usai balapan di Baku. "Bagi media, 50 persen pertanyaan adalah tentang ini. Situasi yang cukup membuat frustrasi."

Sejak mengambil alih kemudi pada 2023, Vasseur memang belum mempersembahkan gelar juara dunia kepada Ferrari. Musim lalu, tim Maranello itu nyaris merebut gelar konstruktor, kalah tipis dari McLaren. Di bawah regulasi teknis terbaru, Ferrari juga dinilai masih punya pekerjaan rumah, terutama dalam hal power unit, untuk mengejar Mercedes. Meski begitu, Vasseur tetap fokus pada misinya: membawa Ferrari kembali ke puncak.
"Tapi itulah kenyataannya, itu bukan di tangan saya. Tuan Horner sedang mencari pekerjaan – semua orang tahu – di mana saja," tambahnya. "Apa yang bisa saya lakukan? Hanya mencoba melakukan yang terbaik untuk mendorong tim, membuat mereka termotivasi, fokus pada apa yang lebih baik hari ini. Setiap wawancara, 25 kali sehari, kami kembali ke topik ini."
Ketika ditanya apakah ia terbuka bekerja bersama Horner di masa depan, Vasseur menjawab santai, "Anda harus bertanya kepada asisten saya." Ia lalu menegaskan, "Kami masih punya tujuh balapan tersisa, dan saya akan terus mendorong hingga tikungan terakhir."
Saat ini, Ferrari sedang bertarung memperebutkan posisi kedua di klasemen konstruktor dengan McLaren. Balapan berikutnya adalah GP Bahrain di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia. Tantangan berat menanti, tetapi Vasseur tampaknya sudah bulat: seluruh energi tercurah untuk Scuderia, bukan untuk rumor yang tak berujung.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!