Mercedes akhirnya meluncurkan paket upgrade besar untuk W17 di Grand Prix Bahrain 2026. Setelah penantian panjang sejak Kanada, tim yang saat ini memimpin klasemen konstruktor itu tak mau berpuas diri. Mereka mengubah total tujuh area mobil, termasuk lantai dan suspensi belakang.
Sejak awal musim, W17 memang menjadi tolok ukur. Namun, Ferrari, McLaren, dan Red Bull terus menekan. Kini, Mercedes menjawab dengan revisi ekstensif: hampir seluruh bodi mobil diperbarui, kecuali sayap depan dan belakang. Fokusnya jelas: meningkatkan downforce dan efisiensi aerodinamis.
Detail Upgrade: Lantai dan Suspensi Jadi Sorotan
Analis Sky Sports F1, Bernie Collins, menyebut paket ini sebagai "satu set upgrade yang sangat mengerikan" bagi Mercedes. Menurutnya, perubahan dimulai dari area depan lantai, termasuk pagar lantai, bodi lantai, dan sisi lantai. Semua diarahkan untuk mengalirkan udara ke area saluran belakang. Sidepod juga mendapat downwash lebih besar guna memperbaiki aliran ke suspensi belakang, yang fairing-nya turut di-upgrade. Tujuannya: menghasilkan downforce lebih besar dan lebih efisien di berbagai kecepatan tikungan.

“Mercedes ini benar-benar mobil yang harus dikalahkan akhir pekan ini,” ujar Collins. “Semua tim akan mengawasi ketat sesi latihan untuk melihat seberapa kuat peningkatan ini.”
Russell: Langkah Besar, tapi Normal dalam Konteks Musim
Pembalap George Russell mengakui bahwa ini adalah langkah besar. “Kami pikir ini peningkatan bagus, karena sudah lama sejak upgrade terakhir. Aneh memang punya upgrade di Mei lalu baru lagi hampir Oktober. Jadi sebagai langkah tunggal, ini besar, tapi dalam musim normal ini seperti lintasan biasa dari Mei ke Oktober,” jelasnya. Russell berharap paket ini membawa mereka kembali ke depan di sirkuit yang selama ini menantang.
Russell sendiri datang ke Bahrain setelah menang di Azerbaijan, tetapi ia masih tertinggal 66 poin dari rekan setimnya, Andrea Kimi Antonelli, yang memimpin klasemen pembalap. Dengan upgrade ini, ia berharap bisa memperkecil jarak.
Dampak ke Persaingan Juara
Jika upgrade ini bekerja sesuai harapan, Mercedes bisa memperlebar jarak di klasemen konstruktor dan memberi Russell senjata untuk mengejar Antonelli. Namun, jika gagal, tim-tim rival siap memanfaatkan momentum. Sesi latihan di Bahrain akan menjadi indikator awal yang krusial.
Yang jelas, Mercedes tidak tinggal diam. Mereka terus mengembangkan mobil meski sudah mendominasi. Ini sinyal bahwa mereka ingin mengunci gelar secepat mungkin.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!