Aksi mengejutkan dan penuh nostalgia datang dari ajang Supercars akhir pekan ini, di mana mobil Chevrolet Camaro bernomor 48 milik Team 18 secara resmi telah dipasangi perangkat kontroversial legendaris, yaitu 'Peter Brock Energy Polarizer'. Langkah unik ini diambil sebagai bagian dari kolaborasi khusus bersama bisnis Holden Dealer Team yang kini bangkit kembali, sekaligus untuk mengenang 20 tahun kepergian sang legenda balap Australia tersebut di Sirkuit Mount Panorama.
Perangkat kontroversial ini memiliki sejarah panjang yang cukup unik di dunia otomotif Australia. Polarizer sendiri merupakan sebuah kotak kecil berisi kristal dan magnet yang dikembangkan oleh Peter Brock bersama seorang chiropractor asal Melbourne bernama Eric Dowker pada pertengahan tahun 1980-an silam. Di bawah pengaruh pemikiran Dowker saat itu, Brock sangat meyakini bahwa kotak ajaib tersebut mampu meningkatkan penanganan kendaraan, performa mesin, hingga efisiensi bahan bakar secara keseluruhan di atas lintasan maupun jalan raya.
Keyakinan kuat sang juara sembilan kali Great Race untuk terus memasang perangkat yang tidak terbukti secara ilmiah ini pada mobil-mobil jalanan produksi HDT justru berujung pada keretakan besar. Akibat polemik tersebut, pabrikan asal Amerika Serikat, Holden, memutuskan untuk memutus hubungan kerja sama resmi dengan sang legenda balap pada awal tahun 1987. Kini, beberapa dekade kemudian, Team 18 dengan berani menghidupkan kembali kisah sang Polarizer sebagai bentuk penghormatan yang tidak biasa namun sangat emosional bagi para penggemar sejati.

Pihak tim homologasi Chevrolet tersebut bahkan telah mengonfirmasi bahwa mereka telah mengantongi izin resmi dari pihak penyelenggara Supercars agar kotak Polarizer dapat terpasang di dalam kabin mobil sepanjang akhir pekan balapan berlangsung. Kehadiran tribut kreatif ini pertama kali diungkapkan langsung oleh para pembalap veteran andalan tim, David Reynolds dan James Courtney, melalui sebuah video media sosial bernada jenaka yang dirilis pada pagi hari menjelang sesi latihan bebas.
Di sisi lain, merek legendaris HDT baru-baru ini telah diakuisisi oleh seorang pengusaha sekaligus pembalap asal Australia yang berbasis di Amerika Serikat, Kenny Habul. Sang pemilik baru dijadwalkan akan segera mengungkap berbagai rencana strategis masa depan untuk merek ikonis tersebut di Bathurst. Selain itu, logo terkenal HDT juga tampak menghiasi bagian panel seperempat bagian belakang mobil Camaro milik Team 18, sementara perusahaan tersebut turut memberikan dukungan sebagai sponsor utama bagi entitas wildcard Garry Rogers Motorsport.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!