SPONSORED

Tardozzi Bela Marc Marquez dari Hukuman Insiden Qatar

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0 Google Add us as preferred source
Tardozzi Bela Marc Marquez dari Hukuman Insiden Qatar
TO NEWS OVERVIEW
© Gold & Goose

Paddock MotoGP di Sirkuit Lusail mendadak memanas setelah insiden senggolan kontroversial antara Marc Marquez dan Marco Bezzecchi pada sesi Sprint GP Qatar. Manajer Tim Ducati, Davide Tardozzi, dengan tegas menepis segala asumsi bahwa anak asuhnya tersebut layak mendapatkan penalti akibat insiden yang menyingkirkan pembalap Aprilia Racing tersebut dari lintasan.

Tabrakan bermula ketika Bezzecchi mencoba masuk dari sisi dalam di Tikungan 1 untuk merebut posisi dari sang pemimpin balapan. Namun, kejutan terjadi justru pembalap asal Italia itu kehilangan kendali dan tergelincir, sementara Marquez mampu menyelamatkan motornya meskipun kantong udara atau airbag miliknya sempat mengembang akibat kerasnya benturan di awal balapan malam tersebut.

Para pengawas balapan FIM Stewards memutuskan bahwa insiden tersebut murni insiden balap dan tidak memerlukan investigasi lanjutan. Keputusan ini langsung memancing ketidakpuasan dari kubu Aprilia, termasuk CEO Massimo Rivola, serta kritik terbuka dari Fabio Di Giannantonio yang mengingatkan pentingnya melihat posisi lawan sebelum menutup jalur balap.

Pedro Acosta Ungkap Ngerinya Insiden Horor Bagnaia dan Aldeguer di Qatar
Baca JugaPedro Acosta Ungkap Ngerinya Insiden Horor Bagnaia dan Aldeguer di Qatar

Menanggapi berbagai kritik yang mengarah kepada pembalapnya, Tardozzi memberikan pembelaan telak saat ditemui di jalur pit. "Itu adalah insiden balap, dan sama sekali tidak mungkin Marc mengambil risiko dari luar, karena biasanya pembalap yang berada di sisi luar yang justru mengalami masalah besar," ungkap Tardozzi kepada media.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, Tardozzi menambahkan bahwa keputusan yang diambil oleh para pengawas balapan sudah sangat tepat. "Untungnya dia tidak terjatuh, dan saya pikir para pengawas memeriksa situasi dengan sangat baik, serta jika mereka mengambil keputusan ini, saya rasa itu adalah keputusan yang benar," imbuhnya mengenai insiden panas tersebut.

Berkat ketenangannya, Marquez berhasil mengamankan kemenangan pada sesi Sprint dan kini berada di ambang peluang menyegel gelar juara dunia musim ini. Kendati demikian, Tardozzi memprediksi bahwa perayaan gelar juara mungkin belum akan terjadi malam ini mengingat kecepatan kompetitor terdekat di atas ban medium.

Di sisi lain, garasi Ducati juga harus menghadapi situasi pelik akibat cedera yang dialami oleh Pecco Bagnaia. Pembalap andalan pabrikan Borgo Panigale tersebut harus menderita patah dua tulang di kaki kanannya setelah tersapu oleh Fermin Aldeguer pada putaran pembuka Sprint.

ADVERTISEMENT

Tardozzi memastikan bahwa Bagnaia langsung diterbangkan kembali ke Italia untuk menjalani operasi lanjutan di Turin. "Untungnya cederanya tidak terlalu parah. Dia sekarang sedang dalam penerbangan ke Italia untuk menjalani operasi, tetapi dengan kecelakaan seperti ini, kita harus bersyukur," ucap Tardozzi.

Dengan sisa seri balapan yang semakin menipis menuju penutupan musim di Portimao dan Valencia, Ducati tetap optimis pebalap andalannya tersebut akan berjuang keras untuk segera kembali ke lintasan balap dalam waktu dekat.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU